Naik Kapal Merak-Bakauheni? Cek Tiket, Jadwal, dan Syaratnya

JAKARTA – Penyeberangan Merak-Bakauheni tetap menjadi salah satu jalur utama penghubung Pulau Jawa dan Sumatra dengan layanan kapal yang beroperasi sepanjang hari pada Kamis, 10 September 2026. Pengguna jasa yang hendak menyeberang melalui Selat Sunda perlu memastikan tiket telah dipesan sebelum tiba di pelabuhan karena PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) tidak melayani pembelian tiket secara langsung di area pelabuhan.

Layanan tersebut menghubungkan Pelabuhan Merak di Banten dengan Pelabuhan Bakauheni di Lampung. Operasional penyeberangan tersedia melalui kapal Roll-on/Roll-off (RoRo) kelas eksekutif dan reguler yang melayani perjalanan secara bergantian dari kedua pelabuhan.

Untuk layanan eksekutif, terdapat empat armada RoRo yang beroperasi dengan pola rotasi sekitar 75 menit. Perjalanan pertama dijadwalkan berangkat pukul 00.45 WIB, sedangkan keberangkatan terakhir sekitar pukul 23.15 WIB.

Sementara itu, kapal RoRo reguler memiliki frekuensi keberangkatan yang lebih rapat, yakni rata-rata setiap satu jam sepanjang hari. Pola tersebut membuat layanan penyeberangan tetap tersedia dari dini hari hingga malam sehingga pengguna jasa memiliki lebih banyak pilihan waktu perjalanan.

Waktu tempuh dari Merak menuju Bakauheni maupun sebaliknya diperkirakan sekitar 2 hingga 2,5 jam. Lama perjalanan dapat berubah mengikuti kondisi cuaca dan gelombang di Selat Sunda, sedangkan proses kapal saat merapat dan melakukan bongkar muat juga turut memengaruhi keseluruhan waktu perjalanan.

Karena itu, calon penumpang perlu menyesuaikan waktu kedatangan di pelabuhan dengan jadwal yang tercantum pada tiket. Pengguna jasa juga dianjurkan memantau kondisi cuaca dan gelombang sebelum melakukan perjalanan, terutama ketika memasuki masa pancaroba.

Salah satu ketentuan penting yang perlu diperhatikan adalah mekanisme pembelian tiket. ASDP mengarahkan seluruh pengguna jasa untuk melakukan pemesanan secara daring melalui aplikasi atau situs resmi Ferizy sebelum tiba di gerbang pelabuhan.

Tiket tersedia berdasarkan kategori pengguna jasa dan kendaraan. Kategorinya mencakup pejalan kaki, sepeda motor, mobil pribadi golongan IVA, bus, serta kendaraan logistik seperti truk yang masuk golongan V hingga IX.

Besaran tarif tidak dirinci dalam informasi operasional tersebut karena harga disesuaikan dengan kategori pengguna jasa atau kendaraan. Calon penumpang dapat melihat tarif terbaru ketika melakukan pemesanan melalui Ferizy.

Pembayaran tiket dilakukan secara nontunai menggunakan sejumlah metode transaksi perbankan dan dompet digital. Sistem pemesanan tersebut sekaligus membuat pengguna jasa dapat menyiapkan perjalanan sebelum tiba di kawasan pelabuhan.

Setelah memperoleh tiket, pengguna jasa perlu memperhatikan waktu kedatangan yang tercantum dalam booking code. Ketidaksesuaian waktu kedatangan dapat berpengaruh terhadap giliran penyeberangan dan berpotensi menyebabkan penyesuaian jadwal atau reschedule.

Bagi masyarakat yang membawa kendaraan pribadi, dokumen kendaraan seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) asli juga perlu disiapkan untuk pemeriksaan sebelum kendaraan masuk ke kapal.

Pengguna jasa juga diminta memastikan kondisi kendaraan dan bahan bakar sebelum memasuki kapal. Selama berada di area pelabuhan dan kapal, seluruh penumpang wajib mengikuti arahan petugas demi menjaga kelancaran serta keselamatan perjalanan.

Dengan pola layanan yang berlangsung sepanjang hari, penyeberangan Merak-Bakauheni memberikan pilihan waktu perjalanan bagi masyarakat yang hendak melintas antara Jawa dan Sumatra. Namun, kelancaran perjalanan tetap bergantung pada kesiapan pengguna jasa, kondisi operasional kapal, serta keadaan cuaca dan perairan Selat Sunda. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *