IHSG Anjlok 1,03%, 420 Saham Kompak Melemah Pagi Ini

JAKARTA – Tekanan jual langsung menyebar ke hampir seluruh pasar saham domestik pada awal perdagangan Jumat, 11 September 2026. Sebanyak 420 saham tercatat melemah dan menyeret Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 1,03% ke level 6.521,49 pada pukul 09.02 Waktu Indonesia Barat (WIB).

Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI Business, pelemahan IHSG tersebut melanjutkan tren negatif perdagangan sebelumnya. Pada saat yang sama, hanya 103 saham yang bergerak menguat, sedangkan 149 saham lainnya stagnan.

Tekanan terjadi secara menyeluruh karena seluruh indeks sektoral berada di zona merah. Pelemahan paling besar berasal dari IDX Transportasi, kemudian diikuti IDX Barang Baku, IDX Barang Konsumer Non-Primer, IDX Infrastruktur, IDX Perindustrian, IDX Barang Konsumer Primer, IDX Properti dan Real Estat, serta IDX Kesehatan.

Aktivitas transaksi tetap berlangsung cukup tinggi pada awal sesi. Hingga pukul 09.02 WIB, volume perdagangan saham di BEI mencapai 2,53 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp1,13 triliun.

Di kelompok saham unggulan, sejumlah saham yang tergabung dalam indeks LQ45 menjadi pemberat perdagangan. PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) tercatat turun 3,02% menjadi Rp2.250 per saham.

Penurunan berikutnya terjadi pada PT ESSA Industries Tbk (ESSA) sebesar 2,94% menjadi Rp660 per saham. Sementara itu, PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) melemah 1,89% ke level Rp520 per saham.

Namun, tidak seluruh saham LQ45 bergerak negatif. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) justru menjadi saham dengan kenaikan terbesar, yakni 3,82% ke Rp1.630 per saham.

PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) menyusul dengan penguatan 1,44% menjadi Rp26.475 per saham. Adapun PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) naik 0,68% ke Rp7.375 per saham.

Pergerakan awal perdagangan tersebut menunjukkan dominasi saham yang melemah dibandingkan saham yang menguat. Kondisi itu membuat tekanan terhadap IHSG tidak hanya datang dari sejumlah saham tertentu, tetapi berlangsung hampir di seluruh sektor pasar modal pada pembukaan perdagangan Jumat.

Sebagaimana diberitakan Kontan, Jumat (11/09/2026), pelaku pasar mencermati perkembangan perdagangan saham pada akhir pekan setelah IHSG kembali berada di bawah tekanan pada sesi awal. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *