Transaksi Digital Bank BSN Tembus Rp6,57 Triliun, Ekosistem Usaha Dibidik
BANDUNG – Ekspansi layanan digital PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) semakin diarahkan ke ekosistem usaha untuk memperluas penggunaan layanan perbankan syariah dalam aktivitas ekonomi sehari-hari. Hingga 31 Agustus 2026, platform mobile banking Bale by Syariah telah mencatat 238.897 pengguna dengan 3,29 juta transaksi senilai sekitar Rp6,57 triliun.
Pertumbuhan tersebut menjadi bagian dari strategi Bank BSN memperkuat penetrasi layanan digital di berbagai kota besar. Di sisi pembayaran, layanan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) BSN juga telah digunakan 2.102 merchant, dengan total 2,07 juta transaksi dan volume mencapai Rp552,1 miliar.
Dari sisi fundamental, aset Bank BSN hingga akhir Agustus 2026 tercatat Rp81,5 triliun atau tumbuh 20,75 persen secara tahunan (year-on-year/YoY). Kinerja tersebut menempatkan Bank BSN sebagai bank syariah terbesar kedua di Indonesia.
Untuk memperluas pemanfaatan layanan tersebut, Bank BSN meluncurkan Program Serbu Ekosistem di Bandung, Jawa Barat, Jumat (11/09/2026). Program ini menyasar berbagai lingkungan usaha dan aktivitas masyarakat agar layanan perbankan tidak hanya digunakan untuk kebutuhan transaksi individual, tetapi juga terintegrasi dengan kegiatan bisnis.
Direktur Utama Bank BSN Alex Sofjan Noor mengatakan perseroan akan terus memperluas kehadirannya melalui berbagai ekosistem masyarakat.
“Salah satunya melalui berbagai Program Serbu, mulai dari Serbu Resto, Serbu Kampus, Serbu Rumah Sakit, Serbu Mesjid hingga Serbu Toko. Hari ini di Bandung, semangat tersebut kita lanjutkan melalui Program Serbu Ekosistem,” kata Alex di Bandung, Jumat (11/09/2026).
Peluncuran Program Serbu Ekosistem Resto di Bandung juga menjadi bagian dari rangkaian Hari Pelanggan Nasional. Kegiatan tersebut digelar secara tatap muka di restoran Saji Marem milik Wagiman, yang merupakan salah satu nasabah sekaligus merchant Bank BSN.
Bagi Alex, kegiatan tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk mendapatkan masukan langsung dari pelaku usaha. Ia sebelumnya pernah bertugas sebagai kepala cabang di Bandung sehingga momentum tersebut dimanfaatkan untuk kembali melihat perkembangan kebutuhan nasabah dan mitra usaha.
“Hari ini saya justru ingin lebih banyak mendengar langsung dari Bapak dan Ibu sebagai pelaku usaha dan nasabah BSN. Apa yang sudah berjalan baik, apa yang masih perlu kami perbaiki, dan kebutuhan apa yang ke depan bisa lebih banyak didukung oleh BSN,” ungkapnya.
Program tersebut melibatkan sejumlah pelaku usaha dari berbagai sektor. Dalam peluncurannya hadir sejumlah direktur perusahaan dan owner merchant lokal, di antaranya PT Bestow Harapan Indah, PT Verindo Klaras Utama, serta sejumlah brand fesyen seperti Mayoutfit, Rurik, Flottilicious & Ghalibia, Belyanza, dan institusi pendidikan Sekolah Asy-Syifa.
Penguatan ekosistem menjadi penting karena pertumbuhan transaksi digital memberikan ruang bagi bank untuk memperluas layanan melalui aktivitas ekonomi yang sudah berjalan di masyarakat. Dengan menghubungkan nasabah, pelaku usaha, dan layanan pembayaran, penggunaan produk perbankan dapat berkembang mengikuti kebutuhan transaksi di setiap sektor.
Strategi tersebut juga sejalan dengan pengembangan berbagai Program Serbu Bank BSN yang mencakup sektor restoran, kampus, rumah sakit, masjid, dan toko. Pendekatan berbasis ekosistem diharapkan membuat layanan perbankan lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat sekaligus membuka ruang pertumbuhan transaksi.
Sebagaimana diberitakan Industry, Jumat, (11/09/2026), Direktur Retail Funding Bank BSN Ari Kurniaman, Direktur Commercial and Corporate Banking Maqin U Norhadi, serta Kepala Cabang Bandung Benny Kurniawan turut mendampingi Alex dalam kegiatan tersebut.
Dengan basis pengguna dan volume transaksi digital yang terus berkembang, Bank BSN menargetkan ekspansi layanan tidak berhenti pada penambahan pengguna aplikasi. Penguatan kerja sama dengan pelaku usaha dan berbagai ekosistem diharapkan mampu memperbesar aktivitas transaksi, memperluas akses layanan keuangan syariah, dan memperkuat posisi Bank BSN di tengah persaingan industri perbankan digital. []
Redaksi01
