Jadwal Damri Tana Tidung ke Malinau dan Tanjung Selor Hari Ini
TANA TIDUNG – Masyarakat Kabupaten Tana Tidung (KTT) memiliki dua pilihan rute bus Perusahaan Umum (Perum) Damri pada Selasa, 29 September 2026, yakni menuju Tanjung Selor dan Malinau. Tarif perjalanan mulai Rp20 ribu hingga Rp85 ribu, bergantung pada tujuan dan titik naik-turun penumpang.
Layanan tersebut menjadi salah satu pilihan transportasi antarwilayah bagi warga KTT karena menghubungkan sejumlah daerah di Kalimantan Utara (Kaltara). Selain untuk mobilitas masyarakat, keberadaan Damri turut mendukung aktivitas ekonomi di wilayah yang dilalui.
Kepala Dinas Perhubungan KTT Arief Prasetiawan mengatakan terdapat dua rute Damri yang dapat dimanfaatkan masyarakat, yakni KTT-Tanjung Selor dan KTT-Malinau.
โSaat ini kita sudah tersedia dua rute Damri di KTT tujuan Tanjung Selor dan juga Malinau yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk mobilitas antar wilayah.
Adanya Damri ini tentu sangat membantu ya, dan roda perekonomian daerah juga pasti secara tidak langsung berputar,โ ujar Arief, sebagaimana diberitakan Tribunkaltara, Selasa, (29/09/2026).
Untuk rute KTT-Tanjung Selor, bus Damri berangkat pada pukul 10.00 WITA pada Selasa (29/09/2026). Perjalanan dari Kecamatan Sesayap menuju Tanjung Selor diperkirakan membutuhkan waktu sekitar empat jam dengan kapasitas bus sebanyak 45 penumpang.
Tarif perjalanan disesuaikan dengan titik keberangkatan dan tujuan. Dari Tideng Pale menuju Tanjung Selor, tarifnya Rp85 ribu. Tarif yang sama berlaku untuk perjalanan Sesayap-Tanjung Selor dan Sekatak Buji-Tanjung Selor.
Sementara itu, tarif Tideng Pale-Panca Agung/Pimping ditetapkan Rp80 ribu. Untuk rute Panca Agung-Tanjung Selor, penumpang dikenakan tarif Rp60 ribu, sedangkan perjalanan Tideng Pale-Sekatak Buji sebesar Rp50 ribu.
Adapun rute KTT-Malinau menyediakan dua keberangkatan dalam sehari. Bus dijadwalkan berangkat pukul 08.00 WITA dan 15.00 WITA pada Selasa (29/09/2026).
Tarif perjalanan KTT-Malinau ditetapkan Rp40 ribu per penumpang. Damri pada jalur ini juga melayani sejumlah wilayah yang dilewati, dengan tarif Desa Seputuk, Desa Belayan Ari, dan Desa Kapuak masing-masing Rp20 ribu.
Sementara tarif perjalanan menuju Sesua ditetapkan Rp30 ribu. Rute KTT-Malinau memiliki kapasitas 19 penumpang dengan estimasi waktu tempuh sekitar satu setengah jam.
Bagi calon penumpang, waktu keberangkatan perlu menjadi perhatian karena jadwal kedua rute berbeda. Masyarakat juga disarankan datang lebih awal untuk memastikan ketersediaan kursi dan mengurangi risiko tertinggal bus.
Terminal Damri berada di Jalan Perintis, Tideng Pale, Kecamatan Sesayap, tepat di depan kantor Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPR PKP) KTT. Layanan tersebut diharapkan terus membantu kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus memperlancar konektivitas antarwilayah di Kaltara. []
Redaksi01
