Jadwal Kapal Banda Aceh-Sabang 30 September 2026, Ada 6 Keberangkatan
SABANG – Pengguna jasa penyeberangan Banda Aceh-Sabang pada Rabu (30/09/2026) memiliki enam pilihan keberangkatan kapal feri melalui Pelabuhan Balohan dan Pelabuhan Ulee Lheue. Layanan tersebut dioperasikan dua Kapal Motor Penyeberangan (KMP), yakni KMP BRR dan KMP Aceh Hebat 2, dengan waktu tempuh sekitar dua jam.
Dari Pelabuhan Balohan, Sabang menuju Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, KMP BRR dijadwalkan berangkat pukul 08.00 WIB dan 16.30 WIB. Sementara KMP Aceh Hebat 2 melayani keberangkatan pukul 12.00 WIB.
Sebaliknya, dari Pelabuhan Ulee Lheue menuju Pelabuhan Balohan, KMP Aceh Hebat 2 dijadwalkan berangkat pukul 08.00 WIB, KMP BRR pukul 12.00 WIB, dan KMP Aceh Hebat 2 kembali berangkat pukul 16.30 WIB.
General Manager (GM) PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Banda Aceh, Mochamad Haryanto, menjelaskan jadwal tersebut berlaku untuk layanan penyeberangan pada Rabu (30/09/2026), sebagaimana diberitakan RRI, Rabu, (30/09/2026).
Berbeda dengan kapal cepat yang hanya melayani penumpang, layanan KMP memungkinkan masyarakat membawa kendaraan dalam perjalanan antara Banda Aceh dan Sabang. Kapal tersebut melayani penumpang sekaligus kendaraan roda dua, mobil, hingga bus.
Tarif penumpang ekonomi dewasa ditetapkan Rp35 ribu per orang, sedangkan bayi dikenakan Rp4.200 per orang. Untuk kelas very important person (VIP), tarif anak sebesar Rp46 ribu dan dewasa Rp58 ribu.
Pengguna kendaraan roda dua dikenakan tarif Rp68 ribu per unit yang sudah termasuk tiket pengendaranya. Sementara tarif mobil sebesar Rp457 ribu per unit dan sudah mencakup lima penumpang. Adapun tarif bus mencapai Rp985 ribu per unit dengan ketentuan sudah termasuk 16 penumpang.
Ketersediaan jadwal tersebut juga dapat menyesuaikan kondisi operasional di lapangan. Keberangkatan KMP BRR dan KMP Aceh Hebat 2 dapat berubah sewaktu-waktu bergantung pada kondisi cuaca di perairan Sabang-Banda Aceh.
Apabila terjadi lonjakan jumlah penumpang atau kendaraan, layanan penyeberangan Sabang-Banda Aceh dan sebaliknya juga dapat dibantu KMP Papuyu. Kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan calon penumpang sebelum menentukan waktu perjalanan.
Dengan pilihan jadwal pagi hingga sore, masyarakat dapat menyesuaikan keberangkatan berdasarkan kebutuhan perjalanan sekaligus mempertimbangkan tarif sesuai jenis penumpang dan kendaraan yang dibawa. []
Redaksi01
