Harga Pangan Hari Ini: Bawang Merah Rp57.500, Cabai Rawit Rp100 Ribu
JAKARTA – Harga sejumlah komoditas pangan mengalami kenaikan tajam berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional per Jumat (02/10/2026) pukul 08.30 WIB. Bawang merah ukuran sedang menjadi komoditas dengan kenaikan paling tinggi, mencapai 53,54 persen menjadi Rp57.500 per kilogram.
Kenaikan harga juga terjadi pada cabai merah keriting yang melonjak 51,62 persen menjadi Rp105.000 per kilogram. Dengan kenaikan tersebut, bawang merah dan cabai merah keriting menjadi dua komoditas yang mengalami lonjakan harga paling besar dalam daftar pangan yang tercatat pada PIHPS Nasional.
Sebagaimana dilansir Medcom, Jumat, (02/10/2026), pergerakan harga tidak sepenuhnya seragam. Sejumlah komoditas justru mengalami penurunan, terutama minyak goreng curah, daging ayam ras segar, daging sapi kualitas I, dan beras kualitas bawah II.
Bawang putih ukuran sedang tercatat Rp47.500 per kilogram atau naik 21,79 persen, setara Rp8.500. Sementara itu, beras kualitas bawah I naik 14,9 persen menjadi Rp17.000 per kilogram.
Kenaikan juga terjadi pada sejumlah jenis beras lainnya. Beras kualitas medium I berada di Rp19.000 per kilogram atau naik 14,46 persen, sedangkan beras kualitas medium II mencapai Rp19.000 atau meningkat 15,85 persen.
Untuk beras kualitas super I, harga tercatat Rp20.000 per kilogram setelah naik 11,42 persen. Beras kualitas super II juga berada di Rp20.000 per kilogram dengan kenaikan 15,27 persen.
Di kelompok cabai, harga cabai merah besar mencapai Rp85.000 per kilogram atau naik 48,08 persen. Cabai rawit hijau berada di Rp80.000 per kilogram setelah meningkat 17,73 persen, sedangkan cabai rawit merah naik 3,68 persen menjadi Rp100.000 per kilogram.
Kenaikan turut terjadi pada komoditas protein dan kebutuhan rumah tangga. Daging sapi kualitas II naik 1,22 persen menjadi Rp145.000 per kilogram. Gula pasir kualitas premium meningkat 13,02 persen menjadi Rp23.000 per kilogram, sementara gula pasir lokal naik 4,44 persen menjadi Rp20.000 per kilogram.
Harga telur ayam ras segar juga meningkat 21,87 persen menjadi Rp36.500 per kilogram. Sementara minyak goreng kemasan bermerek I naik 10,88 persen menjadi Rp27.000 per kilogram dan minyak goreng kemasan bermerek II naik 6,38 persen menjadi Rp25.000 per kilogram.
Di sisi lain, daging ayam ras segar turun 14,15 persen menjadi Rp48.000 per kilogram. Daging sapi kualitas I juga turun 1,67 persen menjadi Rp150.000 per kilogram.
Penurunan paling besar di antara komoditas yang tercatat terjadi pada minyak goreng curah. Harganya turun 21,57 persen atau Rp4.400 menjadi Rp16.000 per kilogram. Beras kualitas bawah II juga turun 4,76 persen atau Rp700 menjadi Rp14.000 per kilogram.
Data PIHPS Nasional tersebut menggambarkan pergerakan harga pangan pada waktu pemantauan dan masih dapat berubah mengikuti perkembangan nilai pasar. Kondisi tersebut membuat harga komoditas pangan perlu terus dipantau karena perubahan harga dapat terjadi pada perdagangan berikutnya. []
Redaksi01
