Pemkab Kukar Apresiasi Sinergi TNI dalam Pertanian dan Penanganan Karhutla

0
IMG-20261006-WA0053

Pemkab Kukar mengapresiasi kolaborasi TNI dalam mendukung ketahanan pangan melalui pengembangan pertanian sekaligus membantu penanganan karhutla di daerah.

ADVERTORIAL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) mengapresiasi kontribusi Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam mendukung pembangunan dan ketahanan daerah, terutama melalui penguatan sektor pertanian, ketahanan pangan, serta penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Apresiasi tersebut disampaikan Bupati Kukar Aulia Rahman Basri saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI di Komando Distrik Militer (Kodim) 0906/KKR, Senin (05/10/2026).

Aulia mengatakan, keberadaan TNI memiliki posisi strategis bagi Kukar. Kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga memperkuat kolaborasi dengan Pemkab Kukar dalam berbagai program pembangunan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Kita merasa tenang dan nyaman ketika ada Bapak-Ibu TNI di tengah-tengah kita,” ucap Aulia.

Menurut Aulia, sinergi antara Pemkab Kukar dan Kodim 0906/KKR selama ini telah berjalan dalam berbagai bidang, termasuk pertanian dan penanganan karhutla.

Di sektor pertanian, kolaborasi dilakukan melalui pembangunan irigasi, pemasangan pompa, hingga penyediaan sarana pendukung untuk memenuhi kebutuhan air pada lahan pertanian.

“Di beberapa sektor, salah satunya sektor pertanian, ada beberapa kegiatan yang kita laksanakan bersama-sama, dibantu oleh TNI untuk masyarakat. Misalnya pembangunan irigasi, pemasangan pompa, dan beberapa kegiatan pertanian yang kita lakukan bersama-sama,” jelasnya.

Aulia menilai, dukungan terhadap sektor pertanian tidak hanya berkaitan dengan peningkatan produksi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah. Di sisi lain, keterlibatan TNI dalam penanganan karhutla juga menjadi bagian dari penguatan ketahanan dan keamanan wilayah.

“Kalau kita bicara pertanian untuk ketahanan pangan, kita bicara karhutla, itu juga bagian dari ketahanan dan keamanan yang ada di daerah kita,” kata Aulia.

Menurutnya, keterlibatan TNI dalam dua sektor tersebut menunjukkan luasnya kontribusi institusi pertahanan dalam mendukung ketahanan daerah. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan unsur terkait perlu terus dipertahankan.

“Kalau kita bicara pertanian untuk ketahanan pangan, kita bicara karhutla, itu juga bagian dari ketahanan dan keamanan yang ada di daerah kita,” tegasnya.

Sementara itu, Komandan Distrik Militer (Dandim) 0906/KKR Benny Budiman mengatakan, TNI terus berkomitmen mendukung program pemerintah, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan.

Ia menjelaskan, sesuai arahan Presiden, TNI dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bergerak bersama dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Dalam pembagian peran tersebut, TNI membantu pengembangan komoditas padi, sedangkan Polri mendukung pengembangan jagung.

“Memang sesuai dengan perintah Bapak Presiden, TNI dan Polri bergerak bersama-sama dalam ketahanan pangan. Untuk TNI diberikan tugas membantu ketahanan pangan di bidang padi, kemudian kepolisian di jagung,” ucap Benny.

Di Kukar, salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui program cetak sawah di wilayah Samboja. Setelah pengembangan lahan dilakukan, Kodim 0906/KKR mendorong pemenuhan infrastruktur pendukung, terutama sistem pengairan dan ketersediaan air.

“Contohnya tahun lalu kita membangun cetak sawah di wilayah Samboja. Saat ini kita fokus, dan kemarin sudah kita usulkan untuk pengairan ataupun sumur bor,” jelasnya.

Benny mengatakan, penyediaan sarana pengairan menjadi faktor penting agar lahan yang telah dikembangkan dapat dimanfaatkan secara optimal sekaligus meningkatkan produktivitas petani.

Selain mendukung ketahanan pangan, Kodim 0906/KKR juga terus berkolaborasi dengan Pemkab Kukar dan pemangku kepentingan lainnya dalam penanganan karhutla. Sinergi lintas sektor dinilai penting agar penanganan berbagai persoalan daerah dapat dilakukan secara lebih efektif.

Benny menegaskan, pengabdian TNI tidak dapat dilepaskan dari kemanunggalan dengan masyarakat. Keterlibatan TNI dalam berbagai persoalan yang dihadapi warga, menurutnya, menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan dan keamanan wilayah.

“Dalam rangka menjaga kedaulatan negara ini, TNI harus bersama-sama dengan rakyat, karena kunci utama kekuatan dan kedaulatan adalah TNI manunggal bersama rakyat,” ujarnya.

Ia berharap sinergi dengan Pemkab Kukar dan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat agar program ketahanan pangan, penanganan karhutla, keamanan wilayah, serta pembangunan daerah dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. []

Penulis: Jemi Irlanda Haikal | Penyunting: Aulia Setyaningrum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *