PHRI Bengkulu Punya Ketua Baru, Fokus Bangkitkan Hotel dan Restoran

0
PHRI Bengkulu Punya Ketua Baru, Fokus Bangkitkan Hotel dan Restoran

BENGKULU – Kepengurusan baru Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Bengkulu periode 2026-2031 dihadapkan pada agenda menghidupkan kembali aktivitas organisasi sekaligus memperkuat daya saing industri hotel dan restoran di daerah. Edi Haryanto ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PHRI Provinsi Bengkulu melalui Musyawarah Daerah (Musda) XI di Badrika Resto, Selasa (06/10/2026).

Edi yang merupakan pelaku usaha perhotelan dan kuliner dinilai memiliki pengalaman untuk membawa PHRI Bengkulu menghadapi tantangan industri sekaligus memperkuat kontribusi sektor hotel dan restoran terhadap pariwisata serta perekonomian daerah.

Salah satu perhatian yang dibawa Edi dalam kepemimpinannya adalah penguatan penerapan produk halal di sektor perhotelan dan restoran. Sertifikasi dan label halal dinilai dapat meningkatkan kepercayaan konsumen sekaligus menjadi bagian dari strategi memperkuat daya saing pelaku usaha di Bengkulu.

Selain aspek usaha, kepengurusan baru juga dituntut membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut diperlukan untuk mendorong pertumbuhan pariwisata dan menciptakan iklim usaha yang lebih kompetitif. Informasi mengenai hasil Musda XI tersebut sebagaimana diberitakan Beritaterbit, Selasa, (06/10/2026).

Mewakili Gubernur Bengkulu, Staf Ahli Gubernur M. Ikhwan saat membuka Musda berharap kepengurusan PHRI yang baru dapat menjalankan organisasi secara profesional dan aktif bekerja sama dengan pemerintah dalam mendukung kemajuan pariwisata.

Ia juga mendorong PHRI menyampaikan berbagai persoalan serta masukan yang dihadapi pelaku usaha sehingga pemerintah memperoleh bahan untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata di Bengkulu.

Ketua Pimpinan Pusat (PP) PHRI Haryadi Sukamdani menilai Musda XI menjadi kesempatan untuk mengaktifkan kembali organisasi PHRI Bengkulu yang selama ini dinilai kurang aktif. Kepengurusan baru diharapkan mampu menghasilkan perubahan melalui penguatan kolaborasi dengan pemerintah dan peningkatan promosi daerah.

Upaya tersebut juga diarahkan untuk mendatangkan lebih banyak wisatawan dan tamu ke Bengkulu. Dengan meningkatnya kunjungan, aktivitas hotel, restoran, serta berbagai sektor pendukung pariwisata diharapkan ikut bergerak.

Ketua panitia Musda XI Naniek mengatakan kegiatan tersebut diarahkan untuk memperkuat kontribusi PHRI terhadap pembangunan daerah. Menurut dia, hotel dan restoran bukan sekadar tempat menginap dan bersantap, tetapi memiliki peran sebagai penggerak ekonomi dan pencipta lapangan kerja.

Tantangan industri tetap menjadi perhatian karena kondisi usaha perhotelan di Bengkulu belum sepenuhnya seragam di tengah kebijakan efisiensi anggaran. Sejumlah hotel masih mencatat peningkatan tingkat hunian, sedangkan sebagian lainnya mengandalkan kunjungan keluarga dan wisatawan domestik.

Dengan kondisi tersebut, kepemimpinan Edi Haryanto selama lima tahun ke depan diharapkan tidak hanya mengaktifkan kembali organisasi, tetapi juga mendorong pelaku hotel dan restoran meningkatkan kualitas layanan, memperluas pasar, serta memperkuat keterhubungan dengan sektor pariwisata agar industri daerah semakin maju dan kompetitif. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *