Hexa Badminton 2026 Didorong Jadi Ajang Regenerasi Atlet Kukar
Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni. Sabtu (10/10/2026).
Dispora Kukar mengapresiasi Hexa Badminton Championship 2026 yang melibatkan peserta dari sekitar 12 kecamatan sebagai upaya memperkuat regenerasi atlet sekaligus mendorong keberlanjutan kompetisi bulu tangkis di daerah.
ADVERTORIAL – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mendorong penguatan pembinaan dan regenerasi atlet bulu tangkis melalui penyelenggaraan Hexa Badminton Championship 2026 di Desa Kota Bangun Ulu, Kecamatan Kota Bangun. Kejuaraan yang melibatkan peserta dari sekitar 12 kecamatan tersebut diharapkan menjadi wadah pengembangan kemampuan sekaligus meningkatkan pengalaman bertanding atlet daerah.
Kepala Dinas (Kadis) Pemuda dan Olahraga Kukar, Aji Ali Husni, mengapresiasi keterlibatan masyarakat dalam mendukung penyelenggaraan turnamen tersebut. Menurutnya, partisipasi warga dan pelaku usaha menjadi modal penting bagi kemajuan olahraga di daerah.
“Alhamdulillah, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata partisipasi masyarakat. Dukungan warga, khususnya para pengusaha asal Kota Bangun yang menjadi sponsor utama, menunjukkan kepedulian mereka terhadap kemajuan daerah, termasuk dalam bidang olahraga,” ucap Ali kepada awak media di Tenggarong, Sabtu (10/10/2026).
Ia menilai Hexa Badminton Championship 2026 bukan sekadar ajang pertandingan, melainkan juga bentuk kolaborasi antara masyarakat, pengurus cabang olahraga, pemerintah, dan pihak swasta dalam membangun pembinaan olahraga yang berkelanjutan.
Dukungan masyarakat terhadap kejuaraan perdana tersebut juga terlihat dari antusiasme warga yang menghadiri arena pertandingan sejak kegiatan dibuka.
“Untuk penyelenggaraan perdana, menurut kami pelaksanaannya luar biasa. Dukungan masyarakat setempat sangat besar. Mereka hadir menyaksikan pertandingan dari pembukaan hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai,” katanya.
Keikutsertaan peserta dari sekitar 12 kecamatan di Kukar dinilai memberikan kesempatan lebih luas bagi atlet untuk menguji kemampuan dan menambah pengalaman menghadapi lawan dari berbagai wilayah.
Ali berharap kompetisi serupa dapat diselenggarakan secara berkesinambungan. Menurutnya, keberadaan turnamen yang terjadwal diperlukan untuk menjaga semangat berlatih, meningkatkan kemampuan, serta mempersiapkan atlet menghadapi kompetisi pada jenjang lebih tinggi.
Selain itu, ia menekankan pentingnya menghadirkan kategori pertandingan berdasarkan kelompok usia agar proses regenerasi atlet bulu tangkis dapat berlangsung secara terarah.
Melalui pembagian kelompok usia, atlet muda diharapkan memperoleh kesempatan bertanding sesuai tahapan pembinaan, sekaligus mengevaluasi perkembangan kemampuan yang diperoleh selama latihan.
Untuk mendukung keberlanjutan kegiatan, Dispora Kukar turut mengapresiasi komitmen Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) dalam mengembangkan olahraga bulu tangkis di daerah.
Ali mengungkapkan bahwa panitia penyelenggara telah menjalin nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dengan PBSI untuk pelaksanaan kegiatan selama dua tahun. Berdasarkan kesepahaman tersebut, Hexa Badminton Championship direncanakan kembali digelar pada 2027.
“Pengurus PBSI juga menyampaikan rencana untuk menunjuk Kota Bangun sebagai salah satu tuan rumah Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Bulu Tangkis Kukar pada tahun depan,” ungkapnya.
Rencana penyelenggaraan Kejurkab di Kota Bangun diharapkan dapat memperluas akses kompetisi bagi atlet daerah sekaligus memberikan pengalaman kepada penyelenggara lokal dalam menggelar kejuaraan tingkat kabupaten.
Di sisi lain, keberadaan kompetisi olahraga di tingkat kecamatan juga dinilai berpotensi memperkuat keterlibatan masyarakat dalam mendukung pembinaan atlet dan pengembangan prestasi olahraga.
“Hexa Badminton Championship 2026 diharapkan dapat menjadi pijakan bagi penguatan regenerasi atlet bulu tangkis di Kukar sekaligus mendorong tumbuhnya budaya olahraga yang aktif dan kompetitif di tengah masyarakat,” pungkas Ali.
Melalui kolaborasi pemerintah daerah, pengurus cabang olahraga, pelaku usaha, dan masyarakat, Dispora Kukar berharap Hexa Badminton Championship dapat berkembang menjadi kompetisi berkelanjutan yang mampu melahirkan atlet potensial serta memperkuat prestasi bulu tangkis Kukar pada masa mendatang. []
Penulis: Jemi Irlanda Haikal | Penyunting: Aulia Setyaningrum
