Harga Pangan 17 Oktober 2026: Cabai Turun, Minyak Goreng Naik

0
Harga Pangan 17 Oktober 2026

JAKARTA – Penurunan harga cabai merah keriting hingga Rp9.353 per kilogram memberi angin segar bagi konsumen di Jakarta pada Sabtu (17/10/2026). Namun, penghematan belanja rumah tangga berpotensi tertahan oleh kenaikan harga minyak goreng Minyakita sebesar Rp2.127 per liter serta bawang putih yang naik Rp2.881 per kilogram.

Berdasarkan data Info Pangan Jakarta, harga cabai merah keriting turun menjadi Rp63.750 per kilogram. Sejumlah bahan pangan lain juga mengalami penurunan, termasuk ayam ras, telur ayam, daging sapi, dan beberapa jenis ikan. Sebaliknya, harga bawang merah, bawang putih, dan berbagai jenis minyak goreng bergerak naik, sehingga perubahan harga kebutuhan sehari-hari belum sepenuhnya seragam.

Pada kelompok beras, sebagian besar jenis mengalami penurunan harga. Beras IR.I (IR 64) turun Rp673 menjadi Rp15.313 per kilogram, sedangkan beras IR.II (IR 64) Ramos turun Rp632 menjadi Rp14.000 per kilogram. Beras IR.III (IR 64) Medium juga turun Rp359 menjadi Rp13.750 per kilogram.

Penurunan lainnya terjadi pada beras IR 42/Pera yang turun Rp553 menjadi Rp16.000 per kilogram. Beras Setra I (Premium) turun Rp1.305 menjadi Rp16.000 per kilogram, sementara harga beras medium turun Rp750 menjadi Rp14.406 per kilogram. Di tengah tren tersebut, Beras Muncul I justru naik Rp183 menjadi Rp16.000 per kilogram.

Pergerakan harga cabai juga cenderung menurun. Cabai merah besar (TW) turun Rp4.617 menjadi Rp61.250 per kilogram. Cabai rawit merah turun Rp584 menjadi Rp83.125 per kilogram, sedangkan cabai rawit hijau turun Rp2.282 menjadi Rp61.250 per kilogram. Adapun cabai rawit hijau besar turun Rp3.200 menjadi Rp35.000 per kilogram.

Berbeda dengan cabai, bawang merah dan bawang putih mengalami kenaikan. Harga rata-rata bawang merah naik Rp994 menjadi Rp42.500 per kilogram, sedangkan bawang putih meningkat Rp2.881 menjadi Rp44.375 per kilogram. Kenaikan dua komoditas tersebut perlu diperhitungkan konsumen ketika menyusun anggaran belanja bahan masakan.

Pada kelompok sumber protein, sejumlah komoditas tercatat lebih murah. Harga ayam ras turun Rp6.149 menjadi Rp38.750 per ekor, sementara telur ayam ras turun Rp439 menjadi Rp26.250 per kilogram.

Harga daging sapi has atau paha belakang turun Rp3.799 menjadi Rp148.334 per kilogram. Daging sapi murni untuk semur juga turun Rp7.476 menjadi Rp140.000 per kilogram. Sebaliknya, harga daging kambing naik Rp2.000 menjadi Rp155.000 per kilogram.

Penurunan juga tercatat pada sejumlah jenis ikan. Harga ikan bandeng ukuran sedang turun Rp4.321 menjadi Rp41.250 per kilogram. Ikan mas turun Rp4.490 menjadi Rp38.250 per kilogram, ikan lele turun Rp1.050 menjadi Rp30.000 per kilogram, dan ikan kembung turun Rp2.467 menjadi Rp50.000 per kilogram.

Sementara itu, kenaikan harga terjadi pada seluruh jenis minyak goreng yang tercantum dalam data. Minyak goreng curah naik Rp302 menjadi Rp21.875 per kilogram. Minyakita meningkat Rp2.127 menjadi Rp19.350 per liter, sedangkan minyak goreng kemasan premium naik Rp67 menjadi Rp23.000 per kilogram.

Data harga pangan tersebut diberitakan Bisnis, Sabtu (17/10/2026), dengan merujuk informasi dari Info Pangan Jakarta. Perbedaan arah perubahan harga menunjukkan konsumen perlu membandingkan harga setiap komoditas sebelum berbelanja. Meski sejumlah bahan pangan mengalami penurunan, kenaikan minyak goreng dan bawang dapat memengaruhi total pengeluaran, bergantung pada jenis serta jumlah kebutuhan yang dibeli. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *