Bupati Merauke Dorong Kolaborasi untuk Perluas Akses Rumah Layak

0
IMG-20261019-WA0000

MERAUKE – Rencana pengembangan industri dan pertumbuhan kawasan permukiman di Kabupaten Merauke (Merauke), Papua Selatan, diperkirakan meningkatkan kebutuhan hunian bagi masyarakat dan tenaga kerja. Kondisi ini menjadi peluang bagi pengembang perumahan, perbankan, dan dunia usaha untuk memperluas penyediaan rumah layak, sebagaimana disampaikan Bupati Merauke Yosep B. Gebze saat meresmikan Perumahan Subsidi SS6 Kuprik Jaya sekaligus menyerahkan kunci kepada penerima manfaat, Senin (19/10/2026).

Gebze menilai, pembangunan perumahan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah daerah. Keterlibatan sektor swasta dan lembaga keuangan diperlukan agar penyediaan rumah dapat menjangkau lebih banyak masyarakat seiring meningkatnya kebutuhan tempat tinggal.

“Membangun Merauke tidak bisa hanya dilaksanakan oleh pemerintah daerah atau pengembang saja. Kita membutuhkan kemitraan dengan berbagai pihak untuk mewujudkan program pembangunan yang telah direncanakan,” ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, pengembang, perbankan, dan mitra usaha menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak.

Peresmian dan penyerahan kunci Perumahan Subsidi SS6 Kuprik Jaya tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap program nasional pembangunan tiga juta rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Program itu dilaksanakan melalui berbagai skema, baik oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah, maupun melalui kemitraan dengan pihak swasta.

Di Merauke, pemerintah daerah telah membangun perumahan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), termasuk penyerahan kunci rumah di Kampung Yanggandur dan Rawabiru. Pemerintah juga mendorong pengembang swasta agar turut memperluas ketersediaan hunian bagi masyarakat.

Gebze menyampaikan apresiasi kepada CV SS Kuprik Jaya, Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Merauke, Era Mas Grup, serta mitra lainnya yang berkontribusi dalam pembangunan perumahan tersebut.

Ia berharap kerja sama serupa terus berkembang sehingga semakin banyak proyek perumahan dapat direalisasikan. Kemitraan tersebut dinilai penting untuk memperkuat peran sektor swasta dalam mendukung pembangunan sekaligus membantu masyarakat memperoleh rumah.

Selain mendorong pembangunan hunian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke juga berencana menata kawasan permukiman melalui revisi Peraturan Daerah tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Penataan itu mencakup pengaturan zona permukiman, pertanian, peternakan, dan kawasan lainnya agar perkembangan wilayah berlangsung lebih terarah.

Kebutuhan hunian diperkirakan semakin meningkat seiring rencana pengembangan industri, terutama pembangunan pabrik gula di wilayah Sermayam hingga Jagebob. Pengembangan tersebut berpotensi membuka lapangan kerja dan mendorong aktivitas ekonomi yang dapat menarik tenaga kerja dari berbagai daerah.

Pertumbuhan aktivitas industri itu juga akan meningkatkan kebutuhan terhadap rumah, fasilitas umum, dan layanan pendukung lainnya. Situasi tersebut dinilai memberikan kesempatan bagi pengembang, perbankan, dan pelaku usaha untuk mengambil bagian dalam pembangunan kawasan di Merauke.

“Ini menjadi peluang bagi para pengembang, perbankan, dan mitra usaha lainnya untuk ikut mengambil bagian dalam pembangunan Merauke ke depan,” katanya.

Pemkab Merauke, lanjut Gebze, akan memberikan dukungan sesuai kewenangannya, terutama melalui pelayanan administrasi dan fasilitasi yang diperlukan untuk menunjang investasi serta kelancaran pembangunan perumahan.

Ia menegaskan, pembangunan hunian seharusnya tidak berhenti pada penyediaan bangunan fisik. Kawasan perumahan juga perlu dirancang agar nyaman, tertata, dan mampu menunjang kehidupan sosial penghuninya.

Rumah, menurutnya, merupakan tempat keluarga membangun kehidupan, mendidik anak, dan mempersiapkan generasi penerus. Karena itu, pengembangan perumahan perlu memperhatikan kualitas lingkungan serta kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang.

Gebze turut mengucapkan selamat kepada warga yang menerima rumah di SS6 Kuprik Jaya. Ia berharap sinergi antara pemerintah, pengembang, perbankan, dan dunia usaha terus diperkuat agar akses kepemilikan rumah semakin luas dan pembangunan permukiman dapat berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi daerah. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *