Anggaran UMKM Karawang Ditargetkan Naik dari Rp8 Miliar Jadi Rp13 Miliar

0
IMG_20261021_190404

KARAWANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang menargetkan anggaran pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik menjadi Rp12 miliar hingga Rp13 miliar pada 2027, setelah sebelumnya menyusut dari sekitar Rp11 miliar menjadi Rp8 miliar akibat efisiensi. Rencana peningkatan anggaran tersebut diarahkan untuk memperkuat dukungan kepada pelaku usaha, termasuk melalui bantuan alat produksi.

Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyampaikan target tersebut saat menghadiri penyerahan bantuan alat penunjang produksi bagi pelaku UMKM di Aula Husni Hamid, Kompleks Pemkab Karawang, Rabu (21/10/2026). Kegiatan itu diselenggarakan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (DisperindagkopUKM) Karawang.

Bantuan peralatan produksi menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah untuk membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas dan produktivitas. Setiap penerima memperoleh bantuan dengan nilai berkisar Rp4 juta hingga Rp5 juta.

“Para penerima bantuan ini adalah orang-orang terpilih yang konsisten menjalankan usahanya. Saya juga mengapresiasi para pendamping di lapangan yang selalu membantu para UMKM di Karawang,” ujar Aep.

Menurut Aep, dukungan pemerintah diperlukan agar pelaku UMKM dapat mempertahankan keberlangsungan usaha sekaligus mengembangkan kegiatan produksinya. Bantuan alat diharapkan dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan usaha sehingga menunjang peningkatan produktivitas.

“UMKM harus terus kita dorong agar berkembang. Pemerintah daerah harus hadir memberikan dukungan, sehingga pelaku usaha bisa meningkatkan produktivitas dan mengembangkan usahanya,” katanya.

Rencana penambahan anggaran pada 2027 menjadi langkah lanjutan setelah alokasi DisperindagkopUKM mengalami penurunan. Sebelumnya, anggaran dinas tersebut berada di kisaran Rp11 miliar, tetapi turun menjadi sekitar Rp8 miliar setelah efisiensi dilakukan.

“Anggaran yang sebelumnya sekitar Rp11 miliar sempat turun menjadi Rp8 miliar karena efisiensi. Ke depan, kita upayakan bisa meningkat lagi menjadi Rp12 miliar sampai Rp13 miliar pada 2027,” ungkapnya.

Sebagaimana diberitakan Inews Karawang, Rabu, (21/10/2026), Pemkab Karawang berupaya memperkuat dukungan bagi UMKM melalui bantuan peralatan produksi dan rencana peningkatan anggaran. Penambahan alokasi tersebut diharapkan membuka peluang bagi lebih banyak pelaku usaha untuk memperoleh dukungan sesuai kebutuhan mereka.

“Harapannya, bantuan yang diberikan bisa dimanfaatkan dengan baik untuk meningkatkan usaha. UMKM harus tumbuh, lebih produktif, dan mampu memberikan kontribusi terhadap perekonomian Karawang,” pungkasnya.

Pemkab Karawang berharap penguatan anggaran dan bantuan alat produksi dapat membantu pelaku UMKM meningkatkan kapasitas usaha, mengembangkan produk, serta memperluas peluang pasar sehingga kontribusinya terhadap perekonomian daerah semakin besar. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *