Rupiah Melemah ke Rp18.171 per Dolar AS pada Pembukaan

0
IMG_69d97c82-4493-46bc-8736-f40d002d0ae7

JAKARTA – Rupiah mengawali perdagangan Rabu (28/10/2026) dengan pelemahan di tengah penguatan dolar Amerika Serikat (AS) dan pergerakan mata uang Asia yang bervariasi. Kondisi tersebut menempatkan rupiah di level Rp18.171 per dolar AS pada pukul 09.02 WIB, turun 0,08% dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di Rp18.156 per dolar AS.

Pelemahan rupiah terjadi bersama sejumlah mata uang regional. Won Korea Selatan mencatat penurunan terdalam sebesar 0,58%, disusul baht Thailand yang melemah 0,22%. Rupiah berada di urutan berikutnya dengan pelemahan 0,08%, diikuti dolar Singapura yang turun 0,05% dan yuan China yang melemah 0,02% terhadap dolar AS.

Di sisi lain, beberapa mata uang Asia masih mampu menguat terhadap dolar AS pada awal perdagangan. Dolar Taiwan naik 0,18%, peso Filipina menguat 0,14%, dan ringgit Malaysia bertambah 0,13%. Yen Jepang juga menguat 0,01%, sedangkan dolar Hong Kong naik tipis 0,008%.

Pergerakan di pasar valuta asing tersebut berlangsung ketika indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan dolar terhadap sejumlah mata uang utama dunia, berada di level 102,41. Angka itu lebih tinggi dibandingkan posisi sehari sebelumnya yang tercatat 102,31, sebagaimana diberitakan Kontan pada Rabu, (28/10/2026).

Perbedaan arah pergerakan mata uang Asia menunjukkan bahwa tekanan terhadap nilai tukar tidak berlangsung seragam di kawasan. Rupiah dan beberapa mata uang regional melemah, sementara mata uang lainnya masih mencatat penguatan terhadap dolar AS.

Perkembangan indeks dolar dan pergerakan mata uang regional menjadi indikator yang perlu dicermati dalam memantau arah rupiah sepanjang perdagangan. Namun, data pembukaan ini belum menggambarkan posisi akhir rupiah pada penutupan pasar hari tersebut. []

Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *