MINERBA CONVEX 2026 Jadi Ruang Belajar Mahasiswa Mengenal Industri Tambang
JAKARTA – Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi memanfaatkan Mineral and Coal Convention and Exhibition (MINERBA CONVEX) 2026 sebagai ruang belajar langsung mengenai industri mineral dan batu bara, sekaligus membangun jejaring dengan perusahaan dan kalangan profesional pertambangan.
Kegiatan yang berlangsung pada 2–3 November 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo) Convention Centre & Theatre tersebut mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan mahasiswa melalui seminar, diskusi panel, forum bisnis, pameran perusahaan pertambangan, business matching, serta klinik konsultasi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB).
Bagi mahasiswa, pertemuan lintas sektor itu menjadi kesempatan memperoleh pengetahuan yang tidak seluruhnya tersedia dalam kegiatan perkuliahan. Muhammad Ibra Al Abror, mahasiswa Fakultas Teknik Geologi Universitas Gadjah Mada (UGM), mengatakan keikutsertaannya ditujukan untuk memperluas wawasan sekaligus membangun relasi yang bermanfaat bagi perjalanan kariernya.
“Alasan utama saya hadir di sini adalah untuk menambah wawasan dan relasi bagi masa depan saya sendiri. Saya berharap bisa mendapatkan ilmu yang tidak bisa saya peroleh di kelas atau perkuliahan seperti biasanya,” ujar Abror kepada NIKEL.CO.ID, Senin (02/11/2026).
Ia menilai seminar yang menghadirkan sejumlah direktur jenderal dan perusahaan pertambangan menjadi salah satu agenda yang menarik. Pameran perusahaan serta pertemuan dengan mahasiswa dari perguruan tinggi lain juga membuka ruang pertukaran informasi dan pengalaman.
“Agenda yang paling menarik menurut saya adalah berbagai seminar yang diisi oleh para direktur jenderal dan perusahaan, serta booth perusahaan dan teman-teman dari kampus lain,” tambahnya.
Ketertarikan terhadap perkembangan industri juga disampaikan Khalif Rizki V., mahasiswa Program Studi Teknologi Geologi, Politeknik Energi dan Pertambangan Bandung. Ia datang untuk melihat perkembangan perusahaan mineral dan batu bara, termasuk berbagai inovasi maupun informasi baru yang ditampilkan dalam pameran tahunan tersebut.
“Kami ingin melihat sejauh mana perkembangan perusahaan-perusahaan di Indonesia. Setiap tahun tentu ada laporan dan hal-hal baru yang dipamerkan. Karena itu, kami penasaran dengan perkembangan berbagai perusahaan, mulai dari sektor mineral hingga batu bara,” ungkap Khalif.
Selain pameran perusahaan, Khalif menaruh perhatian pada agenda Masyarakat Geologi Ekonomi Indonesia (MGEI). Menurutnya, pembahasan yang disampaikan narasumber berpengalaman dapat memperkaya pemahaman mahasiswa yang mendalami bidang geologi.
Ia berharap kegiatan tersebut memberikan gambaran lebih luas mengenai kondisi dan perkembangan industri pertambangan nasional, terutama sebagai bekal memahami bidang yang sedang dipelajari.
“Harapannya, setelah mengikuti kegiatan ini, kami bisa mendapatkan gambaran mengenai dunia pertambangan di Indonesia, khususnya bagi kami yang sedang menekuni bidang geologi,” tuturnya.
MINERBA CONVEX 2026 mengusung tema “Membangun Bangsa, Memberdayakan Masyarakat”. Selain menjadi tempat pertemuan pemangku kepentingan industri, kegiatan dua hari ini menghadirkan berbagai agenda yang memungkinkan mahasiswa berinteraksi langsung dengan perusahaan, pemerintah, dan kalangan akademisi.
Sebagaimana diberitakan Nikel, Senin (02/11/2026), keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan tersebut diharapkan memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan industri pertambangan. Pertemuan itu juga menjadi kesempatan bagi generasi muda untuk mengenali peluang, perkembangan, serta tantangan sektor mineral dan batu bara di Indonesia.
Dengan akses terhadap informasi dan pengalaman dari berbagai pemangku kepentingan, mahasiswa diharapkan memiliki pemahaman lebih komprehensif mengenai industri pertambangan sebelum memasuki dunia kerja, sekaligus dapat mengambil bagian dalam pengembangan sektor tersebut secara berkelanjutan. []
Redaksi01
