Pelayanan Korban KDRT Harus Responsif

pelayanan-korban-kdrt-harus-responsifTim Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan (Kemen PP dan PA) RI mengunjungi lima lembaga pemberdayaan perempuan di Balikpapan, Senin (30/6). Kunjungan yang akan berakhir Selasa (1/7) ini bertujuan mengetahui standar perlindungan perempuan dan anak di Indonesia.

Menurut Kepala Bidang dan Analis Kebijakan Deputi III Bidang Perempuan Kemen PP dan PA Riskiyono, angka kasus KDRT secara nasional terbilang tinggi, yakni 1.455 kasus pada 2013. Dengan kunjungan tersebut, maka tim Kemen PP dan PA RI akan mendapat gambaran standar perlindungan terhadap perempuan sekaligus melakukan pemetaan terhadap kasus KDRT.
“Untuk mendapatkan data nyata diperlukan kajian dan survei menyeluruh. Salah satunya dengan kunjungan ke lembaga-lembaga pemberdayaan perempuan seperti ini,” terang Riskiyono.
Ia mengungkapkan, dari 1.455 kasus KDRT tersebut belum semuanya terselesaikan. Beberapa faktor penyebabnya adalah korban yang enggan mengadukan ke penegak hukum dan lemahnya bantuan hukum yang diberikan kepada korban.
“Dengan adanya lembaga pemberdayaan perempuan, kita berharap pelayanan harus responsif kepada korban. Kasus-kasus KDRT sebenarnya dapat segera terselesaikan, jika peningkatan sistem jaringan telah berjalan baik, serta kepedulian dari lembaga dan oknum yang ada di dalamnya ikut berperan aktif,” terang dia.
Lebih lanjut dari kunjungan ini, tim Kemen PP dan PA RI mendapat data tentang jumlah lembaga pemberdayaan perempuan di setiap daerah. Ke depannya, lembaga-lembaga ini diharapkan dapat berjalan dengan lebih terorganisasi dan fokus menangani KDRT.
Dalam kegiatan kemarin, tim melakukan kunjungan bersama Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPPKB) Sri Wahyuningsih. Lembaga yang dikunjungi seperti Himpunan Wanita Karya, Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), Unit TPA Polres, dan Forum Perlindungan Anak Sepinggan.
Menurut Sri Wahyuningsih, sebenarnya ada beberapa lembaga pemberdayaan perempuan lain di Balikpapan yang belum mendaftarkan diri ke BPMPPKB. “Padahal keberadaan mereka sangat penting dan dapat membantu kami,” ungkapnya. [] RedFj/KP

Berita Lainnya

Barat Irjen. Pol. Alberd Teddy Benhard Sianipar, S.I.K., M.H., memimpin upacara Serah Terima Jabatan sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Kalbar dan Kapolres jajaran sebagai bagian dari penyegaran organisasi serta pembinaan karier personel di lingkungan Polri. Selasa(28/7). Sertijab ini merupakan tindak lanjut kebijakan mutasi yang ditetapkan Kapolri untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas, memperkuat organisasi, dan mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat. Pada jajaran Pejabat Utama Polda Kalbar, terjadi pergantian Dirresnarkoba dan Dirlantas Polda Kalbar. Kombes Pol. Deddy Supriadi, S.I.K., M.I.K. digantikan oleh Kombes Pol. Dr. Prasetiyo Adhi Wibowo, S.I.K., M.H. sebagai Dirresnarkoba Polda Kalbar. Sementara itu, Kombes Pol. Valentinus Asmoro, S.I.K., M.H. digantikan oleh Kombes Pol. Muhammad Purbaja, S.H., S.I.K., M.T., sebagai Dirlantas Polda Kalbar Selain Pejabat Utama, mutasi juga melibatkan sejumlah Kapolres jajaran. AKBP Jonathan David Harianthono, S.I.K., M.H., digantikan oleh AKBP Ade Chandra Capa Yanto, S.I.K. sebagai Kapolres Mempawah. AKBP Wahyu Jati Wibowo, S.I.K., S.H., M.H., digantikan oleh AKBP Sanny Handityo, S.H., S.I.K., sebagai Kapolres Sambas. Jabatan Kapolres Sintang kini dipercayakan kepada AKBP Budi Hartono Sutrisno, S.H., S.I.K., M.Si., Di Polres Melawi, AKBP Harris Batara Simbolon, S.I.K., S.H., M.Tr.Opsla. mendapat promosi sebagai Wadirpolairud Polda Kalbar dan digantikan oleh AKBP Askhabul Kahfi, S.I.K., sebagai KapolBP Kadek Ary Mahardika, S.I.K., M.H., sebagai Kapolres Sanggau. Sementara itu, jabatan Kapolres Kubu Raya kini diemban AKBP Rensa Sastika Akta Divia Robinson, S.H., S.I.K., M.H., sedangkan Polres Kapuas Hulu dipimpin oleh AKBP Wisnu Perdana Putra, S.H., S.I.K., M.M., CPHR, menggantikan AKBP Roberto Aprianto Uda, S.I.K., M.H. Secara keseluruhan, mutasi kali ini melibatkan 2 Pejabat Utama dan 7 Kapolres. Terdapat 2 PJU dan 4 mantan Kapolres yang mendapat penugasan di luar Polda Kalbar, sedangkan 2 PJU dan 3 Kapolres masuk untuk memperkuat jajaran Polda Kalbar. Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I. pembinaan karier sekaligus penyegaran organis