Kesempatan Setara: Dispora Kaltim Siapkan Infrastruktur untuk Atlet Difabel

SAMARINDA – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan atlet, khususnya melalui pemenuhan fasilitas olahraga yang ramah disabilitas. Upaya ini dilakukan agar atlet penyandang disabilitas dapat terus berlatih dan berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, Bagus Sugiarta, menyatakan bahwa langkah ini dimulai dengan kajian mendalam serta koordinasi bersama pihak-pihak terkait yang bertanggung jawab atas pengelolaan fasilitas olahraga di Kaltim. Menurutnya, keberadaan fasilitas ramah disabilitas di stadion dan pusat olahraga menjadi prioritas untuk memastikan aksesibilitas yang setara bagi semua atlet.

“Komunikasinya kepada Dispora yang bertanggung jawab, yakni bagian pengelolaan stadion. Kita akan mencoba memberikan rekomendasi atau usulan-usulan terkait, paling tidak stadion kita ini ramah disabilitas,” ujar Bagus ketika ditemui awak media di halaman Kadrie Oening Tower, Sempaja, Kamis (31/10/2024).

Bagus menegaskan, pengembangan fasilitas olahraga inklusif ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Provinsi Kaltim untuk memberikan hak yang sama kepada seluruh atlet, termasuk atlet penyandang disabilitas. Dengan tersedianya sarana pendukung yang memadai, para atlet difabel diharapkan memiliki kesempatan setara untuk berlatih dan memaksimalkan potensi mereka.

“Kami percaya bahwa setiap atlet, terlepas dari kondisi fisiknya, berhak mendapatkan akses yang setara untuk berlatih dan berkompetisi. Ini menjadi bagian dari upaya kita memajukan olahraga Kaltim agar lebih inklusif,” tambahnya.

Menurut Bagus, keberadaan fasilitas olahraga yang inklusif bukan hanya memberikan kesempatan kepada para atlet untuk berprestasi, tetapi juga mendukung peningkatan kesehatan fisik dan mental mereka. Selain itu, fasilitas ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang ramah dan mendorong kesejahteraan sosial di kalangan atlet penyandang disabilitas.

Lebih lanjut, Bagus mengimbau para atlet untuk memanfaatkan fasilitas olahraga yang tersedia dengan optimal. Ia menekankan pentingnya kedisiplinan dalam berlatih, mengikuti instruksi pelatih, serta menjaga kebugaran dan kesehatan agar dapat mencapai performa terbaik.

“Yang paling penting adalah atlet harus berlatih dengan giat, rajin, patuh terhadap instruksi pelatih, dan tetap menjaga kesehatan. Itu kunci untuk mencapai prestasi,” tutup Bagus.

Dengan adanya rencana pengembangan fasilitas olahraga ramah disabilitas, Dispora Kaltim berharap semakin banyak atlet difabel yang termotivasi untuk berlatih dan berprestasi. Langkah ini diharapkan menjadi tonggak baru bagi Kaltim dalam mewujudkan olahraga yang inklusif dan berkelanjutan.

Penulis: Suryono | Penyunting: Rachmat Effendi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *