Kukar Fokus Kembangkan Wisata dan Ekonomi Kreatif

KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) melalui Dinas Pariwisata Kukar (Dispar Kukar) terus berupaya mengembangkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Saat ini, Pemkab Kukar mengelola tujuh destinasi wisata utama yang diharapkan dapat menarik wisatawan dan memberi dampak positif bagi perekonomian daerah.

Beberapa destinasi wisata unggulan yang dikelola pemerintah daerah antara lain Planetarium Jagad Raya, Pulau Kumala, Waduk Panji Sukarame, Tugu Equator di Marangkayu, Pantai Tanah Merah di Samboja, Kolam Pemancingan di Loa Kulu, serta Taman Rekreasi Temenggungan yang masih dalam tahap pengelolaan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kukar, Arianto, mengungkapkan bahwa Pantai Tanah Merah merupakan destinasi yang paling berkontribusi terhadap PAD sektor pariwisata. Pulau Kumala juga tengah menjalani pengembangan dengan rencana pembangunan wahana Waterboom, yang diharapkan dapat meningkatkan daya tarik wisatawan.

“Proses perencanaan dan diskusi mengenai master plan pengembangan destinasi wisata, termasuk Waduk Panji, sedang kami lakukan. Kami berharap destinasi ini tidak hanya menjadi tempat rekreasi, tetapi juga bisa dikembangkan untuk kegiatan lain, seperti pertemuan keluarga atau bisnis,” ujar Arianto saat ditemui pada Selasa (25/03/2025).

Selain itu, Dispar Kukar juga tengah merancang konsep rest area di kawasan Tugu Equator. Lokasi ini dianggap strategis karena berada di jalur penghubung antara Bontang, Samarinda, Kutai Timur, dan Berau. Arianto menyatakan, rest area ini berpotensi menjadi pusat wisata kuliner serta wisata pendidikan yang berfokus pada ilmu alam dan garis khatulistiwa.

“Jika dikembangkan dengan baik, rest area ini bisa menjadi pusat wisata kuliner serta wisata pendidikan yang berkaitan dengan ilmu alam dan garis khatulistiwa,” tambah Arianto.

Sejalan dengan visi pengembangan ekonomi kreatif, Dispar Kukar juga berfokus pada pengembangan kawasan seperti Simpang Odah Etam dan penataan kembali Taman Eks Tanjung sebagai pusat rekreasi. Keberadaan UMKM di kawasan tersebut juga menjadi perhatian untuk mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

“Kami terus berkoordinasi dengan OPD terkait, termasuk percepatan pemanfaatan Pujasera di samping Tugu Tuah Himba yang saat ini masih dalam tahap pembangunan,” tutup Arianto.

Dengan berbagai program dan rencana pengembangan ini, Dispar Kukar berharap sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dapat berkembang lebih pesat dan berkontribusi besar dalam mendukung visi Ibu Kota Nusantara (IKN). []

Penulis: Aji Nazwa Az-Zahra

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *