Ajang Musik di Teras Samarinda, Pemuda Kaltim Tunjukkan Talenta

ADVETORIAL – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) telah menggelar Festival Musik di Teras Samarinda, Jalan Gajah Mada. Kegiatan ini menjadi rangkaian acara yang sebelumnya tertunda akibat padatnya jadwal kegiatan. Festival tersebut menghadirkan ruang ekspresi bagi pemuda dari berbagai daerah di Kaltim untuk menunjukkan kreativitas mereka dalam bermusik. Acara ini diikuti oleh 12 grup musik yang berasal dari beberapa wilayah, seperti Paser, Bontang, Kutai Kartanegara, dan Samarinda.
Sekretaris Dispora Kaltim, Sri Wartini, menjelaskan bahwa festival musik ini adalah salah satu bentuk dukungan pemerintah untuk memberikan ruang kepada pemuda dalam mengembangkan bakat mereka di bidang seni, khususnya musik. “Festival musik ini adalah salah satu cara kita untuk mendukung kreativitas pemuda di Kaltim,” ujarnya saat diwawancarai di sela-sela kegiatan Pelatihan Pelatih dan Wasit Bola Voli di Hotel Puri Senyiur Samarinda, Sabtu (7/12/2024).
Sri Wartini menambahkan bahwa festival ini tidak hanya bertujuan sebagai ajang hiburan, tetapi juga untuk menyampaikan pesan-pesan positif melalui musik. “Mereka tidak hanya berprestasi dalam bidang akademik, tetapi juga dalam seni dan musik. Melalui musik, mereka dapat menyampaikan pesan-pesan positif yang dapat memotivasi generasi muda lainnya,” paparnya.
Acara ini diikuti oleh sekitar 60 peserta yang terbagi ke dalam 12 grup musik. Samarinda menjadi daerah yang mengirimkan peserta terbanyak dalam festival ini. Dispora Kaltim ingin memastikan bahwa musisi dari daerah memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan bakat mereka seperti musisi dari kota-kota besar. Menurut Sri, musisi daerah memiliki talenta yang tidak kalah luar biasa, dan festival ini adalah salah satu upaya untuk memberikan pengakuan terhadap bakat tersebut.
Dalam festival ini, para peserta menyanyikan lagu-lagu yang sarat dengan pesan-pesan bermakna, seperti ajakan untuk meningkatkan kepedulian terhadap pembangunan dan mempererat persatuan. “Musik adalah bahasa universal yang bisa menyentuh hati dan memotivasi perubahan. Lagu-lagu yang dibawakan oleh peserta mengandung pesan penting untuk masyarakat, khususnya pemuda,” tambah Sri Wartini.
Beberapa kategori penilaian dalam festival ini mencakup lagu wajib, inovasi, dan performa setiap grup. Penilaian dilakukan berdasarkan kualitas penyampaian lagu, kekompakan, dan kreativitas penampilan. Para pemenang akan mendapatkan penghargaan serta dana pembinaan untuk mendukung pengembangan bakat mereka di bidang musik.
Selain itu, festival ini menjadi bagian dari upaya Dispora Kaltim dalam memfasilitasi kegiatan positif yang dapat menumbuhkan semangat berkarya di kalangan pemuda. “Melalui festival musik ini, kami berharap para pemuda dapat terus termotivasi untuk berkarya dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” kata Sri Wartini.
Festival Musik ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat, terutama para pemuda yang merasa diberi ruang untuk menyalurkan minat dan bakat mereka dalam bermusik. Selain itu, ajang ini juga menjadi peluang bagi musisi muda daerah untuk lebih dikenal dan memperkenalkan karya-karya mereka kepada khalayak yang lebih luas.
Dengan keberhasilan penyelenggaraan festival ini, Sekretaris Dispora Kaltim berharap kegiatan serupa dapat terus digelar untuk mendorong pengembangan kreativitas dan potensi kepemudaan di Kaltim. “Kami ingin musik tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sebagai sarana untuk menyatukan masyarakat, mengedukasi, dan memberikan pesan positif,” tutup Sri Wartini. [] Penulis: Andi Isnar