Alpen Prancis Catat Korban Baru Akibat Longsor Salju
LYON – Dua pemain ski dilaporkan tewas setelah terjebak longsor salju di kawasan Pegunungan Alpen, Prancis. Dengan insiden terbaru ini, jumlah korban meninggal akibat kecelakaan serupa sepanjang musim dingin tahun ini di negara tersebut mencapai 27 orang.
Peristiwa terjadi di area pegunungan dekat kota resor La Grave, yang berada di massif La Meije, wilayah Pegunungan Alpen Prancis. Kantor Kejaksaan di Gap, ibu kota administratif Departemen Hautes-Alpes, mengonfirmasi insiden tersebut pada Selasa (17/02/2026).
Menurut keterangan pihak kejaksaan, lima pemain ski saat itu tengah berada di lereng pegunungan ketika longsor terjadi dan menyeret mereka. Dua orang dinyatakan meninggal dunia, sementara tiga lainnya selamat.
Seorang pemain ski yang memandu kelompok tersebut dilaporkan mengalami cedera. Adapun dua pemain ski lainnya berhasil selamat tanpa mengalami luka.
Pihak kejaksaan tidak merinci identitas para korban maupun kronologi detail kejadian. Informasi yang disampaikan masih terbatas pada hasil laporan awal dari lokasi kejadian.
Berdasarkan data layanan cuaca Prancis, tingkat risiko longsor di wilayah La Grave pada hari kejadian berada pada level tinggi, yakni 4 dari skala 5 poin. Kondisi tersebut dipicu oleh kombinasi turunnya salju baru dan hembusan angin kencang yang membuat lapisan salju menjadi tidak stabil.
Wilayah La Grave dikenal sebagai salah satu destinasi favorit bagi pemain ski, termasuk mereka yang gemar bermain di luar jalur resmi (off-piste). Namun, aktivitas di luar jalur yang telah dipersiapkan sering kali memiliki risiko lebih tinggi, terutama saat peringatan bahaya longsor dikeluarkan.
Kematian dua pemain ski ini menambah panjang daftar korban longsor salju di Prancis sejak awal musim dingin. Data terbaru mencatat 27 orang tewas akibat insiden serupa, dengan sebagian besar kasus terjadi sejak Januari.
Sebelumnya, tiga pemain ski di luar jalur, termasuk dua warga negara Inggris, juga meninggal dunia akibat longsor di kawasan yang sama pada Jumat pekan lalu. Insiden itu terjadi sehari setelah sejumlah resor ski di Pegunungan Alpen ditutup sementara karena meningkatnya risiko longsor.
Otoritas setempat terus mengimbau para wisatawan dan penggemar olahraga musim dingin untuk mematuhi peringatan resmi serta memperhatikan kondisi cuaca sebelum beraktivitas di pegunungan. Risiko longsor umumnya meningkat setelah turunnya salju lebat yang disertai angin, karena lapisan salju yang belum stabil dapat runtuh sewaktu-waktu.
Musim dingin tahun ini tercatat sebagai salah satu periode dengan angka korban longsor yang cukup tinggi di Prancis. Aparat dan pengelola resor ski kini meningkatkan kewaspadaan, termasuk dengan memperbarui informasi bahaya longsor secara berkala dan membatasi akses ke area yang dinilai berisiko tinggi.[]
Siti Sholehah.
