Api Melalap Kapal di Penjaringan, 85 Personel Damkar Turun Tangan

JAKARTA – Peristiwa kebakaran terjadi di kawasan pesisir Penjaringan, Jakarta Utara, pada Senin malam (26/01/2026). Insiden tersebut menghanguskan sebuah kapal yang berada di wilayah tersebut dan sempat menimbulkan kepanikan warga sekitar. Beruntung, petugas pemadam kebakaran bergerak cepat sehingga api tidak merambat ke objek lain di sekitarnya.

Kasiops Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara, Gatot Sulaeman, memastikan bahwa objek yang terbakar dalam peristiwa tersebut adalah sebuah kapal.

“Objek yang terbakar kapal,” ujar Gatot Sulaeman kepada wartawan, Senin (26/01/2026).

Berdasarkan keterangan petugas, laporan awal mengenai kebakaran diterima oleh pihak Gulkarmat pada pukul 23.17 WIB. Tidak lama setelah laporan masuk, petugas langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian. Dua menit kemudian, sebanyak 17 unit mobil pemadam kebakaran diberangkatkan untuk melakukan penanganan.

Langkah cepat tersebut dilakukan mengingat lokasi kebakaran berada di kawasan padat aktivitas dan dekat dengan objek lain yang berpotensi terdampak jika api tidak segera dikendalikan. Selain armada pemadam, puluhan personel juga diturunkan untuk membantu proses pemadaman.

“Pengerahan personel 85 orang,” kata Gatot.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati api sudah membesar dan melahap sebagian besar badan kapal. Petugas langsung melakukan upaya pemadaman dengan menyemprotkan air ke titik-titik api serta melakukan pengamanan di sekitar lokasi untuk mencegah api menyebar.

Setelah kurang lebih 25 menit upaya pemadaman dilakukan, api akhirnya berhasil dikendalikan. Proses pemadaman mulai menunjukkan hasil pada pukul 23.42 WIB. Meski api sudah tidak terlihat, petugas masih tetap berada di lokasi untuk memastikan tidak ada sisa bara api yang dapat memicu kebakaran ulang.

“Situasi sudah dapat dilokalisir,” ujar Gatot.

Hingga berita ini diturunkan, petugas pemadam kebakaran masih melakukan proses pendinginan di lokasi kejadian. Pendinginan dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk memastikan kondisi benar-benar aman dan tidak ada potensi api kembali muncul.

Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran kapal tersebut. Pihak berwenang masih melakukan pendataan dan penyelidikan awal guna mengetahui asal mula api. Selain itu, belum ada laporan resmi mengenai adanya korban jiwa maupun luka-luka akibat kejadian tersebut.

Kebakaran kapal di kawasan pesisir seperti Penjaringan menjadi perhatian serius mengingat wilayah tersebut kerap dipenuhi kapal nelayan dan aktivitas masyarakat. Aparat mengimbau para pemilik kapal untuk rutin memeriksa kondisi kelistrikan, bahan bakar, serta peralatan lain yang berpotensi memicu kebakaran.

Peristiwa ini juga menjadi pengingat pentingnya respons cepat dari petugas pemadam kebakaran dalam menangani situasi darurat. Dengan pengerahan personel dan armada yang memadai, kebakaran berhasil dikendalikan sebelum menimbulkan dampak yang lebih luas bagi lingkungan sekitar.

Pihak Gulkarmat Jakarta Utara memastikan akan terus siaga dan meningkatkan kewaspadaan, terutama di kawasan rawan kebakaran, demi menjaga keselamatan masyarakat dan aset publik. []

Siti Sholehah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *