Awal Operasional Stasiun Jatake, KAI Commuter Catat Lonjakan Penumpang

JAKARTA – Keberadaan Stasiun Jatake di lintas Commuter Line Tanah Abang–Rangkasbitung mulai menunjukkan peran strategisnya dalam mendukung mobilitas masyarakat Kabupaten Tangerang menuju Jakarta. Empat hari sejak resmi beroperasi pada Rabu (28/01/2026), stasiun baru tersebut telah melayani lebih dari lima ribu pengguna jasa kereta komuter.

Data KAI Commuter mencatat total pengguna yang naik dan turun di Stasiun Jatake mencapai 5.016 orang hingga Sabtu (01/02/2026). Angka ini mencerminkan antusiasme masyarakat terhadap kehadiran stasiun baru yang diharapkan mampu memperluas akses transportasi massal di wilayah penyangga ibu kota.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menjelaskan bahwa pada hari pertama operasional, Stasiun Jatake melayani 649 pengguna. Seiring berjalannya waktu, jumlah penumpang menunjukkan tren peningkatan yang cukup signifikan.

“Jika diakumulasikan selama empat hari stasiun beroperasi, total pengguna sudah mencapai 5 ribu lebih orang yang naik-turun di stasiun tersebut,” ujar Karina.

Menurut Karina, peningkatan jumlah pengguna ini diperkirakan akan terus berlanjut seiring dengan membaiknya konektivitas antarmoda serta pengembangan kawasan di sekitar stasiun. Keberadaan Stasiun Jatake dinilai mampu menjadi alternatif titik naik-turun penumpang, khususnya bagi masyarakat Tangerang bagian barat yang selama ini bergantung pada stasiun-stasiun terdekat.

Berdasarkan catatan volume harian, jumlah pengguna Stasiun Jatake terus mengalami fluktuasi namun cenderung meningkat. Pada Rabu tercatat 649 orang, Kamis meningkat menjadi 1.410 orang, Jumat tercatat 1.014 orang, dan pada Sabtu melonjak hingga 1.944 orang. Kenaikan signifikan pada akhir pekan menunjukkan potensi Stasiun Jatake sebagai simpul mobilitas baru, baik untuk aktivitas kerja maupun perjalanan nonrutin.

Selain volume penumpang, KAI Commuter juga mencatat bahwa sebanyak 192 perjalanan Commuter Line per hari melintas dan berhenti di Stasiun Jatake. Jumlah tersebut merupakan bagian dari total 206 perjalanan Commuter Line di lintas Tanah Abang–Rangkasbitung setiap harinya. Dengan frekuensi perjalanan yang tinggi, stasiun ini diharapkan mampu memberikan fleksibilitas waktu perjalanan bagi pengguna.

Karina turut mengimbau masyarakat agar selalu memperhatikan aspek keselamatan serta memastikan kembali jadwal perjalanan sebelum berangkat. Hal ini penting mengingat tingginya intensitas perjalanan di lintas tersebut, terutama pada jam sibuk.

“Kami berharap dengan adanya penambahan Stasiun Jatake ini, pengguna commuter line dapat memilih Stasiun Jatake sebagai stasiun naik commuter line bagi masyarakat Kabupaten Tangerang menuju Jakarta, dengan demikian tidak menutup kemungkinan dapat mengurangi volume kendaraan di jalan raya,” tutupnya.

Kehadiran Stasiun Jatake menjadi bagian dari upaya KAI Commuter dalam mendorong peralihan masyarakat dari kendaraan pribadi ke transportasi massal. Jika tren peningkatan pengguna terus berlanjut, stasiun ini berpotensi berkontribusi dalam mengurangi kepadatan lalu lintas sekaligus meningkatkan kualitas perjalanan harian masyarakat. []

Siti Sholehah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *