Balita 3,5 Tahun Hilang Terseret Arus di Surabaya, Pencarian Masuki Hari Keempat

SURABAYA – Tim SAR gabungan masih berjibaku untuk mencari keberadaan seorang balita MR berusia 3,5 tahun yang hilang, usai terperosok ke selokan dan terseret arus air di daerah Babatan, Kecamatan Wiyung, Surabaya.

Operasi pencarian korban pun sudah berjalan tiga hari. Berbagai upaya juga telah dilakukan, mulai dari penyisiran sungai Makmur menggunakan perahu karet hingga menerbangkan drone.

Sayangnya, upaya tersebut belum membuahkan hasil. Tanda-tanda keberadaan korban belum ditemukan.

“Hasil untuk hari ketiga, masih nihil,” ujar Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Kota Surabaya, Didit Arie Ristandy, Kamis (26/12/2024).

Didit mengaku bahwa Tim SAR gabungan mengalami kendala selama tiga hari pencarian. Terutama kondisi sungai yang dipenuhi eceng gondok. Hal ini membuat petugas sulit menyisir sungai secara menyeluruh.

“(Oleh karena itu), dari pencarian hari kedua sampai hari ketiga, fokus kami supaya gimana caranya untuk menembus dan mengurai banyaknya eceng gondok ini,” imbuhnya ditemui di Posko Pencarian Perumahan Royal Residence.

Tak butuh waktu lama, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya pun memberikan bantuan alat berupa ekskavator. Alat tersebut kemudian digunakan untuk mengambil dan mengurai eceng gondok.

Operasi pencarian hari ketiga dihentikan sementara sekitar pukul 17.00 WIB. Pencarian akan dilanjutkan pada hari ini, Jumat (27/12/2024). Didit berharap pada hari keempat, pihaknya menemukan petunjuk.

“Mudah-mudahan nantinya di hari keempat, kelima dan seterusnya sampai hari ketujuh. Sebelum hari ketujuh, kami berharap korban sudah ditemukan dalam kondisi apapun,” tambahnya.

Untuk operasi hari keempat, Didit mengungkapkan Tim SAR akan memperluas area pencarian. Fokus nya adalah sungai setelah jembatan SMPN 34 Surabaya hingga ke Sungai Wonokromo.

“Untuk drone, operasi pencarian korban hari keempat besok juga kita akan pakai lagi. Drone dari BPBD dan Diskominfo, kita terbangkan lagi dua sampai tiga unit,” tukas Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Kota Surabaya itu. []

Nur Quratul Nabila A

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *