Bank Banten Siapkan RUPST, Pemegang Saham Bahas Kinerja 2025

JAKARTA – PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Banten (Perseroda) Tbk (BEKS) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tahun buku 2025 pada 8 April 2026 dengan sejumlah agenda strategis, termasuk penetapan penggunaan laba dan evaluasi kinerja manajemen.

Rapat dijadwalkan berlangsung di Gedung Pendopo Gubernur Banten mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Agenda tersebut menjadi forum penting bagi pemegang saham dalam menentukan arah kebijakan perusahaan serta mengevaluasi kinerja tahun buku sebelumnya.

Dalam undangan resmi kepada pemegang saham, manajemen menyampaikan, “Direksi Bank Banten dengan ini mengundang para pemegang saham perseroan untuk menghadiri RUPST tahun buku 2025,” sebagaimana dilansir Bisnis, Rabu, (18/03/2026).

Salah satu agenda utama yang akan dibahas adalah persetujuan Laporan Tahunan, termasuk Laporan Keuangan Perseroan serta Laporan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris untuk tahun buku 2025. Melalui agenda ini, pemegang saham juga akan memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit et decharge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas pengelolaan perusahaan sepanjang tahun tersebut.

Selain itu, RUPST akan membahas penetapan penggunaan laba bersih tahun buku 2025, sesuai ketentuan dalam Anggaran Dasar Perseroan yang mengatur pemanfaatan saldo laba positif.

Agenda lainnya mencakup penunjukan Akuntan Publik untuk mengaudit laporan keuangan tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2026. Proses ini mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 15/POJK.04/2020 yang mensyaratkan penunjukan auditor melalui RUPST dengan mempertimbangkan rekomendasi Dewan Komisaris dan komite audit.

Rapat juga akan menerima laporan realisasi penggunaan dana hasil Penawaran Umum Terbatas (PUT) VI dan PUT VII, serta menetapkan remunerasi bagi jajaran pengurus perseroan sesuai ketentuan Undang-Undang (UU) Perseroan Terbatas dan Anggaran Dasar perusahaan.

Melalui pelaksanaan RUPST ini, Bank Banten diharapkan dapat memperkuat tata kelola perusahaan, meningkatkan transparansi, serta memastikan keberlanjutan kinerja di tengah dinamika industri perbankan nasional. []

Penulis: Ni Luh Anggela | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *