Bank Sumut Dinilai Lebih Maju, Wamenhaj Dorong Kolaborasi Layanan Haji

MEDAN – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Republik Indonesia (RI) Dahnil Anzar Simanjuntak mendorong penguatan peran perbankan daerah dalam layanan haji dengan menyoroti inovasi PT Bank Sumut (Perseroda) yang menggelar Manasik Haji Akbar 1447 Hijriah/2026 Masehi sebagai upaya membangun kepercayaan nasabah.

Penilaian tersebut disampaikan Dahnil usai menutup kegiatan manasik yang digelar di Asrama Haji Medan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Selasa. Ia menilai langkah Bank Sumut Syariah lebih progresif dibandingkan sejumlah bank syariah lainnya yang belum menyelenggarakan kegiatan serupa secara menyeluruh bagi nasabah.

“Bank syariah lain, itu melakukan hal yang serupa (manasik haji). Walaupun kami harus sebutkan salah satu yang dilakukan Bank Sumut itu advance, lebih maju,” tegas Dahnil, sebagaimana dilansir Antara, Selasa, (08/04/2026).

Menurut Dahnil, keunggulan tersebut terlihat dari konsistensi Bank Sumut dalam memberikan pembekalan kepada calon jemaah haji, yang tidak selalu dilakukan oleh bank pembangunan daerah (BPD) lainnya menjelang musim haji.

“Maksud saya lebih maju karena ada bank tidak melakukan, tetapi Bank Sumut melakukan itu. Artinya, Bank Sumut Syariah ingin menumbuhkan kepercayaan,” jelas Dahnil.

Ia juga mendorong agar PT Bank Sumut (Perseroda) memperkuat kolaborasi dengan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumut guna meningkatkan kualitas layanan kepada jemaah haji dan umrah di daerah tersebut.

“Oleh sebab itu, kalau Kakanwil (Kepala Kantor Wilayah) Kementerian Haji Sumatera Utara bersama Bank Sumut bisa bersama-sama memastikan kerja sama berjalan dengan baik, kami pasti dukung penuh Bank Sumut,” tuturnya.

Selain itu, Dahnil mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas layanan perbankan, terutama dalam mendukung kebutuhan finansial jemaah haji dan umrah. Ia menilai komitmen Bank Sumut selama ini sudah berjalan positif dan perlu dipertahankan.

“Tetapi sampai detik ini Bank Sumut komitmennya bagus, komitmennya penuh untuk jemaah haji. Oleh sebab itu, kita berharap jemaah haji menabung di Bank Sumut semakin bertambah,” ungkap Dahnil.

Direktur Utama (Dirut) PT Bank Sumut (Perseroda) Heru Mardiansyah menjelaskan, Manasik Haji Akbar tahun ini diikuti 1.661 peserta dari total 1.807 nasabah yang telah melunasi biaya haji.

Ia menyebut kegiatan tersebut digelar dalam dua gelombang, yakni pada 31 Maret hingga 3 April dan 5 hingga 8 April 2026, dengan peserta berasal dari nasabah Tabungan Smart IB Makbul Bank Sumut Syariah di berbagai wilayah Sumut.

“Manasik ini menjadi penyelenggaraan ke-15 sejak pertama kali digelar pada 2006, setelah sempat terhenti akibat pandemi Covid-19,” jelas Heru.

Berdasarkan data Kementerian Haji dan Umrah RI tahun 2025, kuota haji Indonesia ditetapkan sebanyak 221.000 orang, sementara jumlah jemaah umrah mencapai sekitar tiga juta orang. Dengan potensi tersebut, keterlibatan sektor perbankan dinilai penting untuk mendukung kesiapan dan kenyamanan jemaah.

Ke depan, sinergi antara pemerintah dan lembaga keuangan diharapkan semakin memperkuat ekosistem layanan haji dan umrah, sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan berbasis syariah di daerah. []

Penulis: Muhammad Said | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *