Bayi Perempuan Ditemukan Tewas Terbungkus Plastik di Selokan Jakpus

JAKARTA – Penemuan jenazah bayi perempuan di wilayah Kelurahan Kebon Kelapa, Kecamatan Gambir, Jakarta Pusat, menggemparkan warga setempat pada Selasa pagi (10/02/2026). Bayi tersebut ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa, terbungkus kantong plastik berwarna merah, dan tergeletak di dalam selokan lingkungan permukiman.

Peristiwa ini pertama kali diketahui sekitar pukul 07.15 WIB. Sejumlah warga yang melintas mencurigai keberadaan bungkusan plastik yang tersangkut di selokan. Kecurigaan itu kemudian disampaikan kepada petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) yang tengah melakukan kegiatan pembersihan di sekitar lokasi.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold Hutagalung membenarkan adanya penemuan tersebut. Ia mengatakan laporan awal diterima setelah warga meminta bantuan petugas kebersihan untuk memeriksa bungkusan plastik yang mencurigakan.

“Telah ditemukan mayat bayi di dalam bungkusan kantong plastik warna merah,” kata Kombes Reynold Hutagalung, Selasa (10/02/2026).

Menurut keterangan kepolisian, warga awalnya tidak mengetahui isi bungkusan tersebut. Namun setelah diperiksa oleh saksi di lokasi, diketahui bahwa plastik merah itu berisi jenazah bayi.

“Warga mencurigai ada bungkusan plastik merah di selokan, warga meminta tolong kepada saksi (petugas PPSU) untuk mengecek,” imbuh Reynold.

Setelah memastikan temuan tersebut merupakan jenazah bayi, warga dan petugas PPSU segera melaporkan kejadian itu kepada pihak kepolisian. Aparat Polres Metro Jakarta Pusat kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus mengumpulkan keterangan awal dari para saksi.

Tak lama berselang, tim identifikasi diterjunkan guna melakukan pemeriksaan awal terhadap kondisi jenazah. Proses identifikasi dilakukan di lokasi sebelum jenazah dievakuasi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Dari pemeriksaan luar awal oleh tim, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan korban berjenis kelamin perempuan,” pungkas Reynold.

Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa penyelidikan masih terus berlanjut untuk mengungkap penyebab kematian bayi tersebut serta menelusuri pihak yang diduga bertanggung jawab atas pembuangan jenazah di selokan. Polisi juga akan melakukan pendalaman melalui pemeriksaan lanjutan, termasuk autopsi, guna memastikan kondisi medis dan waktu kematian korban.

Peristiwa ini meninggalkan duka sekaligus keprihatinan mendalam di tengah masyarakat. Warga sekitar mengaku terkejut dan tidak menyangka lingkungan tempat tinggal mereka menjadi lokasi penemuan jenazah bayi. Beberapa warga berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap kasus ini agar pelaku dapat dimintai pertanggungjawaban sesuai hukum yang berlaku.

Selain itu, penemuan ini kembali menjadi pengingat pentingnya perhatian terhadap perlindungan anak dan pencegahan tindakan penelantaran bayi. Aparat kepolisian mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila mengetahui atau mencurigai adanya peristiwa serupa di lingkungan sekitar.

Hingga saat ini, lokasi penemuan telah dinyatakan aman, sementara proses penyelidikan terus dilakukan oleh pihak kepolisian guna mengungkap secara jelas latar belakang dan kronologi lengkap kejadian tersebut. []

Siti Sholehah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *