BAZNAS Paser Salurkan Bantuan untuk Fakir Miskin dan Korban Kebakaran

PASER – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Paser menyalurkan bantuan sosial berupa ratusan paket sembako kepada masyarakat kurang mampu di wilayah Kabupaten Paser. Bantuan tersebut berasal dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang disalurkan melalui BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat dan bantuan sosial.

Total sebanyak 220 paket sembako disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat. Setiap paket bantuan memiliki nilai sekitar Rp600 ribu per kepala keluarga (KK) dan berisi berbagai kebutuhan pokok untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Ketua BAZNAS Kabupaten Paser, Bachtiar Effendi, menjelaskan bahwa bantuan tersebut bersumber dari anggaran APBD Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yang kemudian didistribusikan melalui BAZNAS daerah.

“Anggarannya berasal dari APBD provinsi melalui BAZNAS. Nilainya sekitar Rp600 ribu per paket dan sudah dalam bentuk barang,” ujar Bachtiar saat ditemui wartawan di Kantor BAZNAS Kabupaten Paser, Rabu (11/03/2026).

Ia menjelaskan bahwa paket bantuan tersebut dipersiapkan oleh pemerintah provinsi dan dikirim langsung dari Samarinda menggunakan armada logistik sebelum didistribusikan kepada masyarakat di Kabupaten Paser.

Dari total 220 paket bantuan, sebanyak 150 paket dialokasikan bagi masyarakat fakir miskin di Kabupaten Paser. Sementara itu, 57 paket bantuan diperuntukkan bagi warga yang terdampak kebakaran di wilayah Muara Adang. Sisanya merupakan tambahan alokasi bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan.

Selain bantuan sembako tersebut, BAZNAS Kabupaten Paser juga menyalurkan bantuan khusus bagi warga yang terdampak kebakaran di Muara Adang dengan total nilai bantuan sekitar Rp70 juta.

Bachtiar mengatakan bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang mengalami musibah sekaligus membantu meringankan beban warga dalam masa pemulihan pascakebakaran. “Bantuan ini kami salurkan untuk membantu meringankan beban warga yang terdampak kebakaran di Muara Adang,” kata Bachtiar.

Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, BAZNAS Kabupaten Paser menerapkan proses verifikasi terhadap calon penerima bantuan.

Pelaksana Bagian Keuangan dan Pelaporan BAZNAS Kabupaten Paser, Fitriani, SAP, menjelaskan bahwa masyarakat yang ingin menerima bantuan diwajibkan memenuhi sejumlah persyaratan administrasi.

“Calon penerima membawa fotokopi Kartu Keluarga, KTP, serta Surat Keterangan Tidak Mampu dari desa. Setelah itu kami lakukan verifikasi melalui wawancara dan pengisian data melalui sistem,” jelas Fitriani.

Ia menambahkan bahwa penyaluran bantuan juga dilakukan berdasarkan data yang dihimpun dari pemerintah desa serta disinkronkan dengan data dari Dinas Sosial Kabupaten Paser.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.

Selain bantuan dari pemerintah provinsi, BAZNAS Paser juga menyalurkan bantuan beras zakat fitrah dari BAZNAS Republik Indonesia kepada masyarakat kurang mampu.

Jumlah bantuan tersebut mencapai sekitar 2,5 ton beras atau setara 500 bungkus, dengan masing-masing bungkus memiliki berat 5 kilogram.

Penyaluran bantuan beras ini merupakan hasil kerja sama antara BAZNAS RI dan Bulog, yang kemudian didistribusikan melalui BAZNAS daerah kepada masyarakat penerima manfaat.

BAZNAS Kabupaten Paser juga terus menjalankan berbagai program sosial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program tersebut antara lain bantuan beasiswa pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu serta kegiatan sunatan massal yang dilaksanakan bekerja sama dengan BAZNAS Provinsi Kalimantan Timur.

Selain itu, BAZNAS Paser juga menyiapkan 100 paket sembako tambahan yang bersumber dari dana zakat masyarakat di tingkat daerah.

Setiap paket bantuan tersebut memiliki nilai sekitar Rp300 ribu dan berisi berbagai kebutuhan pokok seperti beras, teh, mi instan, ikan kaleng, serta sirup.

Program-program tersebut merupakan bagian dari upaya BAZNAS dalam mengoptimalkan pemanfaatan zakat, infak, dan sedekah untuk membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus memperkuat program kesejahteraan sosial di Kabupaten Paser.

BAZNAS berharap bantuan yang disalurkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar serta mempercepat pemulihan kondisi sosial dan ekonomi warga, khususnya bagi mereka yang terdampak musibah maupun yang berada dalam kondisi ekonomi kurang mampu. []

Penulis: Darwanti | Penynting: Aulia Setyaningrum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *