Belanja Praktis dan Lengkap, Strategi NEKA Gaet Konsumen Harian
JAKARTA — Persaingan ritel kebutuhan sehari-hari kian ketat seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat akan tempat belanja yang praktis, lengkap, dan terjangkau. Di tengah kondisi tersebut, NEKA hadir sebagai salah satu pemain ritel yang menyasar kawasan permukiman padat penduduk dengan konsep belanja sederhana namun relevan dengan kebutuhan konsumen masa kini.
Dikenal dengan identitas visual berwarna biru dan kuning serta ikon kucing yang mudah dikenali, NEKA mengusung tagline “Belanja Hepi, Gak Mikir Lagi”. Konsep ini menegaskan positioning NEKA sebagai ritel yang menawarkan kemudahan dan kenyamanan berbelanja tanpa perlu banyak pertimbangan, khususnya bagi masyarakat urban dengan mobilitas tinggi. Hingga kini, NEKA telah mengoperasikan 10 gerai yang tersebar di sejumlah titik strategis dekat permukiman warga.
General Manager Sales Operations NEKA, Amir Situmorang, menjelaskan bahwa salah satu kekuatan utama NEKA terletak pada kemampuannya beradaptasi dengan tren pasar dan kebutuhan konsumen yang dinamis. Menurutnya, pembaruan produk dilakukan secara berkala agar barang yang ditawarkan tetap relevan dan diminati pelanggan.
“Kita terus berstrategi untuk memenuhi kebutuhan konsumen, agar produk-produk kita tuh relevan. Jadi nggak ada yang old, kita nanti harus menyesuaikan dengan kondisi. Jadi kita ikuti nanti beberapa produk yang sesuai (misal) lagi trending, lagi viral,” ujar Amir di Tangerang Selatan, Kamis, (26/01/2026).
Pendekatan tersebut membuat NEKA tidak hanya menyasar keluarga, tetapi juga kelompok konsumen muda, termasuk mahasiswa. Amir mengungkapkan bahwa keragaman kategori produk menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi kalangan anak muda yang membutuhkan perlengkapan harian dengan harga terjangkau.
“Banyak juga para mahasiswa datang, karena kita juga ada kategori, alat tulis, kayak gitu-gitu, terus bahkan yang ciwi-ciwi itu, jepitan-jepitan rambut, gitu, ya kan? Terus jedai-jedai itu kita juga jual. Itu kan di AZKO, gak ada kan? Jadi itu sangat berbeda,” sambungnya.
Dalam lanskap ritel, NEKA memosisikan diri sebagai alternatif yang melengkapi kebutuhan konsumen di luar kategori yang umum ditemui di toko ritel besar seperti AZKO. NEKA tidak hanya menawarkan peralatan rumah tangga, tetapi juga menghadirkan produk-produk kecil yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti aksesori fashion, alat tulis, hingga camilan.
Keberagaman kategori ini menjadi pembeda utama NEKA. Selain peralatan dapur dan kebersihan, pelanggan juga dapat menemukan produk dekorasi rumah, perlengkapan listrik dan penerangan, elektronik sederhana, hingga ragam penyimpanan. NEKA juga menyediakan perkakas, perlengkapan keamanan, kebutuhan taman dan hewan peliharaan, serta produk otomotif dan perjalanan.
Tak hanya itu, NEKA memperluas cakupan produknya dengan menghadirkan aksesori gadget, alat tulis, kado, olahraga, mainan, perawatan kecantikan, hingga snack. Kehadiran kategori-kategori ini memungkinkan konsumen memenuhi berbagai kebutuhan dalam satu kunjungan, tanpa harus berpindah ke banyak toko.
Strategi NEKA yang mendekatkan gerai ke lingkungan tempat tinggal warga juga dinilai efektif dalam menjangkau pasar. Dengan lokasi yang mudah diakses, NEKA menjadi pilihan belanja harian yang praktis bagi masyarakat sekitar, khususnya untuk kebutuhan mendadak.
Melalui konsep harga terjangkau, produk yang terus diperbarui, serta kategori yang beragam, NEKA berupaya membangun loyalitas pelanggan di tengah persaingan ritel yang semakin kompetitif. Ke depan, NEKA menargetkan untuk terus memperluas jangkauan dan memperkuat posisinya sebagai ritel kebutuhan sehari-hari yang dekat dengan konsumen.[]
Siti Sholehah.
