Berangkat Kerja Dini Hari, Wanita Jadi Korban Begal di Bekasi

BEKASI – Kasus kejahatan jalanan kembali terjadi di wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat. Seorang perempuan berinisial ADS (41) menjadi korban aksi begal saat hendak berangkat bekerja di kawasan Kecamatan Pondok Melati. Peristiwa tersebut menambah daftar panjang tindak kriminal yang menyasar warga pada jam-jam rawan, khususnya dini hari ketika aktivitas masyarakat mulai meningkat, tetapi pengawasan lingkungan masih minim.

Korban mengalami peristiwa tersebut pada Selasa (20/01/2026) dini hari. Saat itu, ADS berangkat dari rumahnya dengan mengendarai sepeda motor menuju tempat kerja. Namun, perjalanan yang seharusnya rutin itu berubah menjadi pengalaman traumatis ketika ia dihadang oleh dua orang pelaku yang berboncengan.

“Awalnya korban berangkat dari rumahnya menggunakan sepeda motor dan menuju ke tempat kerjanya,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Braiel Arnold Rondonuwu kepada wartawan, Rabu (21/01/2026).

Setibanya di lokasi kejadian, korban tiba-tiba diberhentikan oleh para pelaku. Aksi tersebut diduga telah direncanakan, mengingat pelaku langsung memepet kendaraan korban dan memaksanya untuk berhenti. Situasi yang sepi pada dini hari membuat korban tidak memiliki banyak pilihan untuk menyelamatkan diri.

“Pelaku menyetop kendaraan korban, selanjutnya korban dipaksa menepi dan motor korban dirampas oleh pelaku,” ungkapnya.

Setelah berhasil merebut sepeda motor milik korban, kedua pelaku langsung meninggalkan lokasi kejadian. Korban ditinggalkan sendirian tanpa kendaraan, yang tentu menimbulkan rasa takut dan trauma. Beruntung, korban tidak mengalami luka fisik dalam kejadian tersebut, meskipun mengalami kerugian materiil.

Motor korban kemudian dirampas pelaku. Kedua pelaku lalu meninggalkan korban di lokasi kejadian.

Tidak lama setelah kejadian, korban melaporkan peristiwa tersebut kepada pihak kepolisian. Laporan itu diterima oleh Polsek Pondok Gede untuk ditindaklanjuti melalui proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

“Atas kejadian tersebut, korban melaporkan kejadian ini ke Polsek Pondok Gede guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” ungkapnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, aparat kepolisian langsung bergerak melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari korban dan sejumlah saksi. Polisi juga melakukan pengecekan terhadap rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian, jika tersedia, guna mengidentifikasi ciri-ciri pelaku.

Pihak kepolisian memastikan bahwa kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Upaya pengejaran terhadap para pelaku terus dilakukan dengan melibatkan unit terkait, mengingat aksi begal termasuk kejahatan yang meresahkan masyarakat dan berpotensi membahayakan keselamatan korban.

“Kerugian satu unit sepeda motor Honda Beat,” pungkasnya.

Kasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan masyarakat saat beraktivitas di luar rumah, terutama pada jam rawan. Kepolisian mengimbau warga agar sebisa mungkin menghindari perjalanan sendirian pada dini hari dan segera melapor jika melihat atau mengalami tindak kejahatan. Di sisi lain, aparat keamanan diharapkan terus meningkatkan patroli dan pengawasan di titik-titik rawan untuk menekan angka kejahatan jalanan. []

Siti Sholehah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *