Binlat Bintang Pengabdian Resmi Ditutup, Peserta Antusias dan Termotivasi
KUTAI KARTANEGARA – Kegiatan Bintang Pengabdian Bimbingan dan Pelatihan (Binlat) Generasi Tangguh dan Generasi Pengabdian yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) resmi ditutup pada Kamis (29/01/2026). Penutupan berlangsung di Aula Gedung Bela Diri, Kompleks Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang, dan dihadiri Staf Khusus Kepresidenan Republik Indonesia, Rizky Andrika.
Program Binlat yang digelar sejak 20 Januari 2026 ini ditutup secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi Pemkab Kukar melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul, khususnya bagi generasi muda yang berminat melanjutkan pendidikan ke TNI, Polri, maupun sekolah kedinasan.
Sekda Kukar, Sunggono, menegaskan, “Melalui kegiatan ini, kami ingin mempersiapkan putra-putri Kukar yang memiliki minat, bakat, dan kompetensi agar mampu bersaing serta berkontribusi bagi bangsa dan negara. Pembinaan seperti ini akan terus kami dorong agar menghasilkan generasi yang tangguh dan berintegritas.”
Ia menambahkan, keberhasilan program tidak lepas dari peran aktif panitia, pelatih, dan para peserta. “Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerja keras, semangat, dan disiplin dalam mengikuti kegiatan. Semoga ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai pengabdian yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun saat mengikuti seleksi pendidikan lanjutan,” ujar Sunggono.
Kehadiran Staf Khusus Kepresidenan RI, Rizky Andrika, menjadi motivasi tersendiri bagi peserta. Rizky menekankan, “Program pembinaan generasi muda seperti Binlat Bintang Pengabdian sejalan dengan visi pembangunan nasional dalam menciptakan SDM unggul dan berdaya saing. Saya berharap kegiatan ini bisa menjadi awal bagi generasi muda untuk terus mengembangkan diri.”
Para peserta pun menyampaikan pengalaman dan harapannya. Rafi, seorang peserta, mengungkapkan, “Melalui pelatihan ini, saya merasa lebih siap menghadapi seleksi TNI. Ilmu yang diberikan sangat bermanfaat dan membuat kami lebih disiplin.”
Peserta lain, Nisa, menambahkan, “Kami berharap program ini terus digelar setiap tahun. Selain menambah wawasan, kegiatan ini juga memotivasi kami untuk mengembangkan diri dan berkontribusi bagi daerah.”
Kegiatan Binlat ini diharapkan dapat menjadi model pembinaan generasi muda secara berkelanjutan di Kukar. Para peserta dan pihak penyelenggara berharap program serupa dapat terus dikembangkan dengan konsep yang lebih efektif sehingga mampu menjangkau lebih banyak generasi muda di wilayah tersebut. []
Penulis: Anggi Triomi | Penyunting: Aulia Setyaningrum
