Bus TransJ Tabrak Tiang Listrik, Warga Ungkap Detik-detik Kejadian

JAKARTA – Insiden kecelakaan yang melibatkan armada Transjakarta di kawasan Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, menyisakan dampak yang masih terlihat sehari setelah kejadian. Sebuah bus Transjakarta dilaporkan menabrak tiang listrik pada Senin (12/01/2026), menyebabkan kerusakan infrastruktur, satu penumpang terluka, serta kemacetan lalu lintas di sekitar lokasi.

Pantauan di lokasi pada Selasa (13/01/2026) menunjukkan bekas tabrakan masih jelas terlihat. Panel listrik pada tiang yang tertabrak tampak penyok, sementara serpihan kaca dari bus berserakan di sekitar badan jalan. Kondisi tersebut menjadi pengingat keras akan pentingnya kewaspadaan dalam pengoperasian transportasi umum di jalur padat kendaraan.

Seorang warga setempat bernama Idan mengungkapkan bahwa proses evakuasi kendaraan dan penanganan kecelakaan berlangsung cukup lama dan melibatkan aparat kepolisian. Ia menyebutkan bahwa petugas mulai berdatangan dan melakukan evakuasi sekitar sore hari.

“Kecelakaannya setengah empatan, sebelum jam 4-lah pokoknya. Mulai dateng polisi sama dievakuasinya itu jam empatan,” kata Idan saat ditemui di sekitar lokasi kejadian.

Idan mengaku menyaksikan langsung detik-detik tabrakan tersebut. Berdasarkan pengamatannya, kecelakaan diduga terjadi akibat kondisi lalu lintas yang tiba-tiba berubah dan memengaruhi konsentrasi pengemudi bus.

“Saya lihat itu pas nabraknya. Nah itu katanya sopirnya bisa nggak fokus gara-gara sebelumnya sempat ngerem mendadak, soalnya ada ibu-ibu di depannya ngerem mendadak. Habis itu sempat dipepet sama yang bawa motor, diajak ngobrol gitu nggak fokus. Terus habis itu nabrak tiang si busnya,” katanya.

Setelah kejadian, situasi di lokasi sempat dipadati warga yang ingin melihat langsung peristiwa tersebut. Polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap sopir bus guna memastikan penyebab kecelakaan.

“Iya, rame banget. Kemarin polisinya juga meriksa di sini. Meriksa sopirnya,” ujarnya.

Kemacetan lalu lintas pun tak terhindarkan selama proses evakuasi berlangsung. Arus kendaraan tersendat dari berbagai arah hingga petang hari.

“Sampai jam 6-an (macetnya),” kata Idan.

Sementara itu, pihak kepolisian melalui Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin menjelaskan kronologi awal kecelakaan berdasarkan hasil pemeriksaan sementara. Ia menyebut bus listrik Transjakarta bernomor polisi B-7022-TGX dikemudikan oleh seorang sopir berinisial KM dan melaju dari arah Cilandak menuju Tanjung Barat.

“Setibanya di kolong layang tol JORR, diduga kurang hati-hati menabrak tiang,” ungkap Komarudin saat dimintai konfirmasi, Senin (12/01/2026).

Akibat kecelakaan tersebut, satu orang penumpang mengalami luka dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

“Akibat kejadian tersebut, penumpang kendaraan bus listrik Transjakarta NRKB B-7022-TGX mengalami luka dan dibawa ke RS Pasar Rebo untuk mendapatkan perawatan,” imbuhnya.

Menanggapi insiden tersebut, PT Transjakarta menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi. Perusahaan juga memastikan bertanggung jawab penuh atas penanganan korban.

“Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat peristiwa tersebut,” kata Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Hubungan Masyarakat Transjakarta, Tjahyadi DPM.

“Fokus utama kami saat ini adalah memastikan penanganan terbaik bagi satu orang pelanggan yang mengalami luka. Korban langsung mendapatkan perawatan di RS Pasar Rebo, dan seluruh biaya pengobatan ditanggung sepenuhnya oleh pihak operator,” sambungnya. []

Siti Sholehah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *