Carney: Kanada Berkembang karena Kekuatan Sendiri, Bukan AS

OTTAWA – Hubungan diplomatik antara Kanada dan Amerika Serikat kembali menjadi sorotan setelah terjadi pertukaran pernyataan keras antara Perdana Menteri Kanada Mark Carney dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Ketegangan ini mencuat usai Trump menyampaikan klaim bahwa Kanada dapat bertahan hidup karena Amerika Serikat, sebuah pernyataan yang langsung dibantah secara tegas oleh Carney.

Dalam pidato nasional yang disampaikan di Quebec City menjelang dimulainya sesi legislatif baru, Mark Carney menolak anggapan bahwa negaranya bergantung pada Amerika Serikat. Pernyataan tersebut disampaikan Carney sebagai respons langsung atas komentar Trump dalam pidatonya di Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) di Davos, Swiss.

“Kanada tidak hidup karena Amerika Serikat. Kanada berkembang karena kita adalah orang Kanada,” tegas Carney dalam pidatonya.

Meski demikian, Carney tetap mengakui adanya hubungan bilateral yang kuat antara kedua negara bertetangga tersebut. Ia menyebut Kanada dan Amerika Serikat memiliki sejarah panjang kerja sama yang erat, termasuk dalam bidang ekonomi, keamanan, dan perdagangan. Namun, menurutnya, kemitraan itu tidak dapat dijadikan alasan untuk meremehkan kemandirian dan kapasitas Kanada sebagai negara berdaulat.

Pernyataan Carney tersebut rupanya memicu respons lanjutan dari Trump. Melalui unggahan di platform Truth Social pada Kamis (22/01/2026), Trump mengumumkan penarikan kembali undangan bagi Kanada untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian yang tengah digagas Washington. Langkah ini dinilai sebagai sinyal meningkatnya tensi diplomatik antara kedua sekutu lama tersebut.

Sebelumnya, seorang sumber pemerintah Kanada mengatakan kepada AFP bahwa Ottawa tidak akan membayar untuk menjadi anggota tetap Dewan Perdamaian tersebut, meskipun Carney sempat mengindikasikan ketertarikan Kanada untuk terlibat dalam forum itu. Penolakan untuk membayar iuran tersebut menjadi salah satu isu yang memperkeruh hubungan kedua negara.

Perang pernyataan antara Carney dan Trump ini mencerminkan dinamika hubungan Kanada-AS yang kian kompleks di tengah perubahan tatanan global. Ketegangan tersebut berawal dari pidato Carney di Davos yang mendapat perhatian luas dunia internasional. Dalam forum elite politik dan ekonomi itu, Carney menyoroti adanya “keretakan” dalam tatanan global berbasis aturan yang selama ini dipimpin Amerika Serikat.

Pidato tersebut disambut tepuk tangan meriah dan dipandang sebagai kritik tidak langsung terhadap pendekatan kebijakan luar negeri Trump, meski nama sang presiden tidak disebutkan secara eksplisit. Carney menekankan bahwa negara-negara dengan kekuatan menengah, seperti Kanada, perlu menyadari munculnya realitas global baru.

Ia menyebut bahwa negara-negara tersebut tidak bisa lagi sepenuhnya bergantung pada tatanan lama atau berharap bahwa sikap patuh akan melindungi mereka dari tekanan dan agresi kekuatan besar. Menurut Carney, perubahan geopolitik menuntut pendekatan yang lebih mandiri dan berprinsip.

Trump yang tampak tersinggung oleh pidato tersebut kemudian melontarkan sindiran terbuka dalam pidatonya sendiri di Davos.

“Saya menyaksikan Perdana Menteri Anda kemarin. Dia tidak berterima kasih. Kanada hidup karena Amerika Serikat. Ingat itu, Mark, lain kali Anda membuat pernyataan,” kritik Trump untuk Carney dalam pidatonya.

Menanggapi perkembangan tersebut, Carney kembali menegaskan sikap realistis Kanada terhadap situasi global. Dalam pidato terbarunya pada Kamis (22/01/2026), ia menyatakan bahwa negaranya tidak berada di bawah ilusi apa pun mengenai kondisi hubungan internasional saat ini.

“Dunia semakin terpecah. Aliansi-aliansi lama sedang didefinisikan ulang dan, dalam beberapa kasus, telah terputus,” sebutnya.

Carney menegaskan bahwa Kanada memiliki mandat moral dan politik untuk berperan sebagai contoh bagi dunia. Menurutnya, di tengah ketidakpastian global, Kanada harus menjadi “mercusuar” yang menjunjung nilai demokrasi, kerja sama internasional, dan kemandirian nasional.[]

Siti Sholehah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *