CCTV Pantau Seluruh Lantai MPP, Transparansi dan Kehadiran Terjaga

PASER – Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Toto Ifrianto, mengungkapkan bahwa dari 44 gerai di Mal Pelayanan Publik (MPP), baru sekitar 60 persen yang aktif secara konsisten. Hal ini berdasarkan evaluasi layanan yang digelar hari ini, yang menjadi dasar untuk meningkatkan transparansi, kehadiran petugas, dan kualitas pelayanan bagi masyarakat.

Masih ada sekitar 40 persen gerai yang jarang beroperasi meski sudah tercantum dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS). Beberapa gerai yang jarang aktif termasuk Pegadaian dan layanan non-urgensi lainnya, sementara gerai seperti Bapenda tetap hadir meski sudah memiliki sistem digital, menjadi contoh optimalisasi kehadiran fisik di MPP.

Seluruh lantai MPP 1, 2, dan 3 dipantau melalui CCTV yang terhubung langsung dengan Kepala Dinas, untuk memastikan kehadiran petugas dan kelancaran pelayanan. Setiap gerai juga diminta secara aktif mempublikasikan kegiatan dan layanan melalui platform digital agar masyarakat mengetahui keberadaan layanan yang tersedia.

“Petugas diminta segera membuat konten kegiatan yang relevan agar masyarakat mengetahui layanan dengan cepat. Ini bagian dari evaluasi kinerja gerai dan strategi transparansi publik,” tegas Toto, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (02/03/2026).

Pemerintah menargetkan ke depan seluruh gerai beroperasi 100 persen, baik secara fisik maupun publikasi digital. Langkah ini bertujuan agar MPP berfungsi optimal sebagai pusat layanan terpadu yang efektif, efisien, dan nyaman bagi warga. Selain itu, penguatan kehadiran fisik juga memastikan masyarakat awam yang belum terbiasa layanan digital tetap dapat menerima pelayanan langsung. []

Penulis: Darwanti | Penyunting: Aulia Setyaningrum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *