CSR BRK Syariah Dongkrak Produksi UMKM Bintan, KUBE Lengkuas Jaya Naik Kelas

BINTAN – Program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) dari PT Bank Riau Kepri Syariah (BRK Syariah) mendorong peningkatan kapasitas produksi dan pemasaran pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Bintan (Bintan), Kepulauan Riau (Kepri), khususnya Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Lengkuas Jaya yang kini mampu memperluas pasar hingga penjualan daring.

Dukungan tersebut terlihat dari peningkatan produksi berbagai olahan makanan yang dihasilkan KUBE Lengkuas Jaya, mulai dari kue kering hingga makanan olahan lainnya, setelah menerima bantuan peralatan produksi dari program CSR BRK Syariah. Bantuan ini dinilai menjadi faktor kunci dalam mempercepat proses produksi sekaligus meningkatkan kualitas hasil.

Ketua KUBE Lengkuas Jaya Sri Kurniawati mengungkapkan bahwa usaha kue kering yang dirintisnya berawal dari skala rumahan sebelum berkembang menjadi usaha kelompok bersama. Ia terdorong membentuk kelompok setelah melihat minimnya akses pelatihan dan bantuan bagi pelaku UMKM di wilayahnya.

“Awalnya saya bergerak sendiri. Tapi saya berpikir, kenapa di daerah kami tidak ada pelatihan dan bantuan untuk UMKM? Dari situ saya termotivasi mengajak ibu-ibu di sini supaya bisa berkembang bersama,” ujarnya.

KUBE tersebut kemudian terbentuk melalui fasilitasi Dinas Koperasi Kabupaten Bintan (Bintan) dengan melibatkan 10 anggota. Sejak berdiri, kelompok ini aktif mengikuti berbagai pelatihan pengolahan makanan dan pengembangan usaha, termasuk kegiatan demonstrasi pembuatan kue di Kecamatan Bintan Timur.

Momentum pengembangan usaha semakin kuat ketika KUBE Lengkuas Jaya memperoleh bantuan peralatan dari CSR BRK Syariah, seperti oven besar, kompor gas, mesin penggiling, mesin pengadon, blender, kukusan, hingga alat pemotong keripik. Bantuan tersebut membuat proses produksi menjadi lebih efisien dan hasil olahan lebih konsisten.

Selain kue kering, KUBE Lengkuas Jaya kini memproduksi beragam makanan, di antaranya stik keju, bolu, cake, dessert, keripik ubi, renginang, dimsum, empek-empek, hingga otak-otak. Peningkatan kapasitas produksi juga didukung pemasaran digital yang mulai dijalankan oleh sebagian anggota untuk menjangkau konsumen lebih luas.

Lurah Gunung Lengkuas Jaya Anggi menilai program CSR tersebut memberikan dampak nyata terhadap perekonomian masyarakat. “Dengan bantuan peralatan ini, pekerjaan jadi lebih cepat dan praktis. Produksi meningkat, kualitas lebih baik, dan warga bisa memenuhi permintaan konsumen. Dampaknya benar-benar terasa,” ujarnya, sebagaimana dilansir Cakaplah, Jumat, (10/04/2026).

Pemkab Bintan melalui instansi terkait terus mendorong sinergi antara pelaku usaha dan sektor perbankan guna memperkuat ekosistem UMKM. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus membuka peluang usaha baru di tingkat lokal. []

Penulis: Unik Susanti | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *