Damkar Evakuasi Jenazah dari Kali di Kramat Jati
JAKARTA — Aktivitas warga di kawasan Cililitan, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, mendadak terganggu pada Kamis (22/01/2026) pagi setelah ditemukan sesosok jenazah pria tersangkut di aliran kali. Penemuan tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar dan memicu respons cepat dari petugas pemadam kebakaran dan penyelamatan.
Jenazah pertama kali diketahui oleh warga setempat yang hendak berangkat bekerja. Saat melintas di sekitar permukiman RT 01/RW 04, mereka melihat tubuh manusia berada di pinggir kali dalam kondisi tidak bergerak. Warga yang curiga kemudian segera melaporkan temuan tersebut kepada pihak berwenang.
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur, Abdul Wahid, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia mengatakan laporan diterima pada pagi hari dan langsung ditindaklanjuti dengan pengiriman personel ke lokasi kejadian.
“Ketika warga ingin berangkat kerja, melihat jenazah di kali dekat rumahnya,” ujar Abdul Wahid dalam keterangannya, Kamis (22/01/2026).
Menurut Abdul Wahid, posisi jenazah saat ditemukan berada di tepi aliran kali dan tampak tersangkut di pinggir bantaran. Kondisi tersebut membuat proses evakuasi harus dilakukan secara hati-hati agar tidak menimbulkan risiko tambahan bagi petugas maupun warga sekitar.
Petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi beberapa menit setelah laporan diterima. Evakuasi dilakukan dengan peralatan standar penyelamatan air, mengingat medan yang licin dan kondisi aliran kali yang cukup sempit.
“Posisi jenazahnya tersangkut di pinggir kali tersebut. Evakuasi selesai pukul 08.59 WIB,” jelasnya.
Dalam proses evakuasi tersebut, Sudin Gulkarmat Jakarta Timur mengerahkan satu unit kendaraan operasional yang berisi enam personel. Para petugas kemudian mengevakuasi jasad korban dari aliran kali dan memasukkannya ke dalam kantong jenazah untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak berwenang.
Selama proses evakuasi berlangsung, sejumlah warga terlihat memadati area sekitar lokasi kejadian. Petugas meminta warga untuk menjaga jarak agar proses penanganan dapat berjalan lancar dan tidak mengganggu keselamatan.
Hingga berita ini diturunkan, identitas jenazah masih belum diketahui. Pihak kepolisian diperkirakan akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab kematian korban, termasuk menelusuri kemungkinan korban hanyut atau menjadi korban tindak pidana.
Jenazah selanjutnya akan dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan medis guna memastikan penyebab kematian. Aparat juga akan berkoordinasi dengan warga sekitar untuk menggali informasi tambahan, termasuk apakah ada warga yang merasa kehilangan anggota keluarga dalam beberapa hari terakhir.
Penemuan jenazah di aliran kali bukan kali pertama terjadi di wilayah Jakarta Timur. Kondisi permukiman padat yang berdekatan dengan sungai serta tingginya aktivitas masyarakat di sekitar bantaran kali kerap menjadi tantangan tersendiri bagi upaya pengawasan dan keselamatan lingkungan.
Pihak berwenang pun kembali mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap kondisi lingkungan sekitar, khususnya di area aliran sungai dan kali, serta segera melapor apabila menemukan hal-hal mencurigakan atau kejadian darurat lainnya. []
Siti Sholehah.
