Darurat 4.104 Ruang Kelas Rusak di NTB, Jasa Raharja Bergerak Rehabilitasi Madrasah 

LOMBOK TENGAH – Sebanyak 4.104 ruang kelas dalam kondisi rusak di Nusa Tenggara Barat (NTB) mendorong PT Jasa Raharja turun tangan memberikan bantuan rehabilitasi sarana dan prasarana pendidikan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada Madrasah Ibtidaiyah Al-Ma’arif Nurul Yaqin Sepit di Lombok Tengah (Loteng). Bantuan yang disalurkan pada Rabu (1/4/2026) ini mencakup perbaikan fasilitas fisik sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan layak, sebagaimana dilansir Bengkulutoday, Jumat (3/4/2026).

Direktur Hubungan Kelembagaan Jasa Raharja, Dewi Aryani Suzana, yang didampingi Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja NTB, Soleh, serta Tim Divisi TJSL Kantor Pusat Jasa Raharja, menegaskan bahwa bantuan ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik. “Jasa Raharja meyakini bahwa pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun masa depan bangsa. Melalui program TJSL ini, kami ingin memastikan bahwa kehadiran kami benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Bantuan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan desa wisata, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar. Kami berharap fasilitas yang lebih baik ini dapat meningkatkan semangat belajar siswa dan memberikan dampak positif jangka panjang,” ungkap Dewi.

Data dari Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, untuk tahun 2024–2025 menunjukkan bahwa selain 4.104 ruang kelas rusak, keterbatasan daya tampung di jenjang pendidikan menengah juga menjadi tantangan besar, dengan jumlah Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Luar Biasa (SLB) hanya 801 unit. Kondisi ini membuat revitalisasi sekolah menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Dewi menekankan bahwa peran Jasa Raharja tidak hanya terbatas pada penyelenggaraan asuransi kecelakaan, tetapi juga mencakup kontribusi sosial yang lebih luas sebagai representasi negara hadir di tengah masyarakat. Program TJSL ini turut melibatkan sinergi antara kantor pusat dan wilayah, mencerminkan komitmen perusahaan dalam menghadirkan pelayanan prima di bidang sosial yang berorientasi pada keberlanjutan. []

Penulis: Redaksi | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *