Diduga Mengantuk, Mobil Tercebur ke Kali di Cikupa

JAKARTA – Sebuah kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Jalan Raya Avenue, Desa Cikupa, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Kamis pagi (08/01/2026). Sebuah mobil minibus Toyota Agya dilaporkan terperosok ke aliran kali di sisi jalan setelah diduga kehilangan kendali. Peristiwa ini terjadi pada jam-jam rawan kecelakaan, yakni saat aktivitas pagi mulai meningkat.

Kasat Lantas Polres Kabupaten Tangerang AKP Zeni Aji menjelaskan kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 06.30 WIB. Kendaraan yang terlibat merupakan mobil Toyota Agya yang dikemudikan oleh seorang perempuan berinisial RA (21), dengan seorang penumpang laki-laki berinisial SGR (20).

“Sekira pukul 06.30 WIB, di Jalan Raya Avenue Desa Cikupa Kecamatan Cikupa Kabupaten Tangerang, telah terjadi kecelakaan lalu lintas antara Kendaraan Mini Bus Toyota Agya yang dikemudikan saudari RA (21) dengan penumpang saudara SGR (20),” ujar Kasat Lantas Polres Kabupaten Tangerang AKP Zeni Aji kepada wartawan, Kamis (08/01/2026).

Berdasarkan keterangan kepolisian, kecelakaan tersebut diduga dipicu oleh kondisi pengemudi yang mengantuk saat mengemudikan kendaraan. Ketika tiba di lokasi kejadian, pengemudi diduga tidak mampu mempertahankan kendali mobil sehingga kendaraan keluar jalur dan jatuh ke kali di tepi jalan.

“Setibanya di TKP diduga mengantuk, mengalami kecelakaan tunggal atau out of control, diduga hilang kendali sehingga kendaraan terjatuh,” jelasnya.

Meski mobil tercebur ke kali, baik pengemudi maupun penumpang dilaporkan tidak mengalami luka berat. Keduanya berhasil keluar dari kendaraan setelah kejadian dan tidak memerlukan perawatan medis intensif. Namun, kendaraan yang mereka gunakan mengalami kerusakan cukup signifikan akibat benturan dan terendam air.

“Akibat dari peristiwa kecelakaan lalu lintas tersebut kendaraan minibus Toyota Agya mengalami kerugian materi,” katanya.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan pengamanan area kejadian serta mengevakuasi kendaraan dari aliran kali untuk mencegah gangguan arus lalu lintas. Proses evakuasi dilakukan dengan bantuan warga sekitar dan berjalan lancar tanpa menyebabkan kemacetan panjang.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan pentingnya kondisi fisik pengemudi sebelum melakukan perjalanan, terutama pada pagi hari. Rasa kantuk saat berkendara kerap menjadi faktor penyebab kecelakaan lalu lintas, khususnya kecelakaan tunggal, yang sering kali terjadi tanpa melibatkan kendaraan lain.

Kepolisian mengimbau para pengguna jalan agar memastikan kondisi tubuh dalam keadaan prima sebelum mengemudi. Jika merasa lelah atau mengantuk, pengemudi disarankan untuk beristirahat sejenak dan tidak memaksakan diri melanjutkan perjalanan.

Selain itu, pengemudi juga diingatkan untuk selalu menjaga konsentrasi dan kecepatan kendaraan, terutama di jalan-jalan yang memiliki risiko tinggi seperti tikungan, jalan sempit, atau ruas jalan yang berdekatan dengan aliran air.

Kasus kecelakaan ini masih dalam penanganan pihak kepolisian. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa tersebut menjadi catatan penting terkait keselamatan berkendara dan kewaspadaan di jalan raya. []

Siti Sholehah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *