DPMD Kukar Harap Peran BUMDes dalam Program Makan Bergizi Gratis

KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mendorong Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di seluruh wilayah Kukar untuk berperan aktif dalam mensukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini bertujuan untuk memastikan para siswa mendapatkan asupan gizi yang baik, yang merupakan bagian dari inisiatif nasional guna mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.
Menurut Kepala DPMD Kukar, Arianto, pihaknya berencana menjadikan Kecamatan Tenggarong sebagai pusat pelayanan program MBG di Kabupaten Kukar. Hal ini sebagai upaya mendukung arahan dari pemerintah pusat dan memastikan kesuksesan implementasi program yang sangat strategis ini.
“Pemda Kukar mendukung penuh program MBG dengan mendorong BUMDes untuk menjadi mitra dalam menyediakan bahan baku kebutuhan dapur bagi program ini. Kami telah menargetkan BUMDes di desa-desa seperti Rapak Lambur dan Bendang Raya untuk berperan dalam program ini,” ujarnya saat diwawancarai pada Kamis (27/02/2025).
Program MBG di Kabupaten Kukar telah dimulai sejak 17 Februari 2025, dengan tahap awal yang menyasar enam sekolah di Kecamatan Tenggarong. Sekolah-sekolah yang terlibat dalam program ini terdiri dari empat Sekolah Dasar (SD) dan dua Sekolah Menengah Pertama (SMP), yang mencakup total sekitar 3.310 siswa.
Adapun empat sekolah dasar yang terlibat adalah SDN 001, SDN 003, SDN 011, dan SDN 018. Sedangkan dua sekolah menengah pertama yang turut serta adalah SMPN 1 dan SMPN 2. Dengan begitu, program MBG di Kukar tidak hanya memberikan dampak langsung bagi siswa, tetapi juga memperkuat sinergi antara sekolah, pemerintah daerah, dan BUMDes sebagai mitra dalam penyediaan bahan makanan bergizi.
Lebih lanjut, Arianto menjelaskan bahwa program MBG merupakan bagian dari prioritas nasional yang diluncurkan oleh Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin, serta bertujuan untuk mewujudkan Generasi Indonesia Emas pada tahun 2045. Oleh karena itu, seluruh pihak diharapkan untuk berperan aktif demi keberhasilan program ini.
“Dalam upaya mencapai tujuan besar ini, peran serta berbagai pihak, termasuk BUMDes, sangat penting. Program ini bukan hanya sebuah inisiatif untuk meningkatkan kualitas gizi, tetapi juga mendukung kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi desa,” lanjut Arianto.
Sementara itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar juga telah mempersiapkan data sekolah yang akan menerima manfaat lebih lanjut dari program MBG. Sesuai dengan permintaan Kepala Satuan Pelayanan Program MBG di Kukar, pada tahap selanjutnya program ini akan menyasar 29 Taman Kanak-Kanak (TK), 443 SDN, dan 109 SMPN di seluruh wilayah Kukar. Jika digabungkan dengan sekolah swasta, jumlah penerima manfaat program ini diperkirakan mencapai lebih dari 1.000 sekolah.
Program Makan Bergizi Gratis ini menjadi langkah penting dalam memastikan pemenuhan kebutuhan gizi bagi anak-anak di Indonesia. Mengingat tujuannya yang mulia, program ini diharapkan dapat menjadi model keberhasilan dalam upaya menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan siap menyongsong masa depan. []
Nistia Endah.