Dua Pelaku Pelemparan Mobil Anggota DPRD Sumut Ditangkap Polisi

MEDAN — Kepolisian Daerah Sumatera Utara berhasil menangkap dua pria yang diduga terlibat dalam aksi pelemparan mobil milik anggota DPRD Sumut, Irham Buana Nasution.
Peristiwa itu terjadi pada saat Irham melakukan kunjungan kerja di Kelurahan Belawan Bahagia, Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan, Selasa (8/7/2025).
Kasubbid Penmas Polda Sumut, Kompol Siti Rohani, membenarkan bahwa kedua pelaku telah diamankan. Mereka adalah Panji Kurniawan (25) dan Idir Ali (33).
Keduanya ditangkap di lokasi berbeda setelah melalui serangkaian penyelidikan.
“Panji diringkus di Jakarta pada 21 Agustus 2025, sedangkan Ali diciduk saat berada di Kecamatan Medan Belawan sehari kemudian. Mereka kini ditahan di Polda Sumut,” ujar Siti saat dikonfirmasi Kompas.com melalui telepon seluler, Kamis (28/8/2025).
Meski kedua pelaku telah diamankan, polisi masih mendalami motif di balik aksi pelemparan tersebut.
“Mengenai motifnya masih diselidiki,” kata Siti menambahkan.
Sebelumnya, insiden pelemparan terjadi ketika Irham tengah menunaikan rangkaian agenda kerja.
Ia menjelaskan bahwa mobil yang ditumpanginya dilempari batu oleh dua orang tidak dikenal (OTK) di kawasan Belawan.
“Saat di perjalanan, mobil saya dilempari orang tak dikenal menggunakan batu,” ungkap Irham dalam keterangan tertulisnya.
Irham menuturkan, pelaku diduga berjumlah dua orang yang berboncengan dengan sepeda motor Scoopy tanpa pelat nomor polisi. Mereka mengenakan helm yang menutupi wajah.
“Saya tidak terkena lemparan batu, tapi kaca belakang mobil hancur berantakan. Tidak ada pembicaraan apa pun, mereka langsung menghilang,” pungkas Irham.
Menurut Irham, para pelaku bahkan sempat kembali mendekati mobil dan melempari kaca belakang hingga hancur sebelum akhirnya melarikan diri.
Beruntung, dalam kejadian tersebut Irham maupun penumpang lain tidak mengalami luka-luka.
Kasus ini menambah daftar peristiwa gangguan keamanan di kawasan Medan Belawan. Polisi menegaskan akan terus menelusuri motif serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Penangkapan dua pelaku diharapkan dapat memberikan titik terang dan rasa aman bagi masyarakat, khususnya di daerah pemilihan Irham. []
Nur Quratul Nabila A