Dua Warga Bojonegoro Tenggelam Akibat Banjir Bengawan Solo

BOJONEGORO – Banjir yang melanda wilayah Bojonegoro di penghujung Februari kembali menelan korban jiwa. Dua insiden terpisah terjadi di Kecamatan Baureno dan Kecamatan Margomulyo, mengakibatkan dua warga tenggelam.
Di Kecamatan Baureno, seorang bocah laki-laki berusia 9 tahun berinisial MA ditemukan tewas setelah tenggelam di genangan banjir yang berjarak sekitar 150 meter dari rumahnya, pada Selasa (27/2/2025). Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Heru Wicaksono, mengonfirmasi kejadian tersebut.
“Korban tenggelam saat bermain air di area persawahan yang tergenang akibat luapan Sungai Bengawan Solo. Teman-temannya sempat berusaha meminta tolong kepada warga sekitar,” ujar Heru.
Berdasarkan data BPBD, korban akhirnya ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri oleh warga yang melakukan pencarian. Tim medis yang datang ke lokasi memastikan bahwa korban telah meninggal dunia. Jasadnya kemudian dimakamkan oleh pihak keluarga.
Di tempat terpisah, insiden serupa terjadi di Kecamatan Margomulyo. Seorang petani bernama Jamiran (49), warga Desa Margomulyo, dilaporkan tenggelam saat berusaha menyeberangi Kali Gede di Dusun Jepang, pada Rabu (26/2/2025) sekitar pukul 07.00 WIB.
Kepala Desa Margomulyo, Nuryanto, menjelaskan bahwa korban berniat pergi ke sawah yang terletak di seberang sungai. Namun, hingga Rabu sore pukul 16.00 WIB, pencarian masih belum membuahkan hasil.
“Pencarian hari ini masih belum menemukan korban. Tim akan melanjutkan upaya pencarian besok,” kata Nuryanto.
Dugaan sementara, korban tenggelam saat menyeberangi sungai sendirian. Hal ini diperkuat dengan ditemukannya alat semprot pertanian milik korban yang tersangkut di semak-semak dekat sungai.
BPBD Bojonegoro mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan menghindari aktivitas di area banjir, terutama bagi anak-anak dan warga yang harus melintasi jalur air. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan tim SAR untuk memaksimalkan upaya pencarian korban di Margomulyo. []
Nur Quratul Nabila A