Dugaan Bawa Sajam, Polisi Selidiki Kejadian di Bogor
BOGOR – Sebuah video yang memperlihatkan dugaan aksi pengancaman terhadap penjaga warung di sekitar Pasar Ciseeng, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, ramai diperbincangkan di media sosial. Dalam narasi yang beredar, disebutkan bahwa pelaku datang secara berkelompok dan sempat memicu ketegangan di lokasi.
Berdasarkan rekaman video yang beredar pada Senin (16/02/2026), peristiwa bermula ketika sejumlah pengendara motor mendatangi warung tersebut untuk membeli bahan bakar eceran. Terlihat sekitar 10 sepeda motor berada di lokasi dan disebut melakukan pengisian bahan bakar secara bergantian.
Situasi mulai memanas ketika rombongan tersebut diduga meminta untuk berutang kepada penjaga warung. Permintaan itu ditolak, sehingga terjadi adu mulut antara kedua belah pihak. Perdebatan tersebut sempat menarik perhatian warga sekitar.
Dalam narasi video juga disebutkan bahwa salah satu dari rombongan membawa senjata tajam. Informasi itu turut memicu kekhawatiran masyarakat, mengingat potensi terjadinya tindak kekerasan di ruang publik. Meski demikian, belum ada keterangan resmi yang memastikan detail terkait dugaan kepemilikan senjata tersebut.
Pihak kepolisian dari Polsek Parung segera mendatangi lokasi setelah menerima informasi terkait kejadian tersebut. Kapolsek Parung, Kompol Maman Firmansyah, membenarkan bahwa anggotanya langsung bergerak ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan kondisi tetap terkendali.
“Malam itu kami juga langsung ke TKP (tempat kejadian perkara) dan mengarahkan untuk membuat laporan,” kata Maman.
Menurutnya, langkah cepat dilakukan guna mencegah situasi berkembang menjadi lebih serius. Aparat juga mengimbau pihak yang merasa dirugikan untuk menempuh jalur hukum dengan membuat laporan resmi agar proses penyelidikan dapat berjalan sesuai prosedur.
Hingga saat ini, kondisi di sekitar Pasar Ciseeng dilaporkan telah kembali kondusif. Polisi memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut. Meski begitu, penyelidikan tetap dilakukan untuk mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat serta mendalami kronologi lengkap kejadian.
Selain itu, jajaran Polsek Parung meningkatkan intensitas patroli di sejumlah titik yang dinilai rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Langkah ini diambil sebagai upaya preventif agar kejadian serupa tidak terulang.
“Saat ini situasi sudah kondusif, kita juga patroli di lokasi-lokasi yang rawan,” jelasnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya penyelesaian persoalan secara damai tanpa mengedepankan ancaman atau intimidasi. Aparat kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi di media sosial.
Penyelidikan masih berlangsung, dan kepolisian akan menyampaikan perkembangan lebih lanjut setelah proses pendalaman selesai dilakukan. []
Siti Sholehah.
