Dukung Pembangunan, Bank Kalbar Siapkan Rp600 Miliar untuk Kredit Daerah

PONTIANAK,  PRUDENSI.CIM-Bank Kalbar menyiapkan dana sedikitnya Rp600 miliar untuk penyaluran kredit kepada pemerintah daerah di Kalimantan Barat.

Skema kredit pinjaman daerah ini disiapkan sebagai respons atas pemangkasan dana transfer ke daerah yang berdampak pada kemampuan APBD.

“Perkiraan kami angkanya di atas Rp600 miliar,” ujar Direktur Utama Bank Kalbar, Rokidi, Selasa (6/1/2026).

Rokidi menjelaskan, pada 2026 Bank Kalbar akan memaksimalkan penyaluran pinjaman ke pemerintah daerah karena berkurangnya TKD menjadikan skema tersebut sebagai salah satu pasar strategis.

Menurutnya, langkah ini merupakan bentuk dukungan Bank Kalbar kepada para pemegang saham yang merupakan para kepala daerah.

“TKD berkurang dan ini menjadi salah satu pasar. Kami ingin membantu para pemegang saham dalam membangun daerah. Bank Kalbar ini milik mereka, para bupati, wali kota, dan gubernur, maka sudah menjadi kewajiban kami untuk membantu pembangunan daerah,” tegasnya.

Dana kredit tersebut diproyeksikan dapat dimanfaatkan oleh 14 kabupaten/kota serta Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat. Bahkan, Rokidi menyebut peluang penyaluran kredit masih dapat bertambah.

“Bahkan mungkin bisa lebih. Sudah ada beberapa kabupaten/kota yang menyampaikan rencana ke depan untuk meminta bantuan pembiayaan proyek-proyek strategis,” katanya.

Selain skema pinjaman daerah, Rokidi juga menilai pemangkasan TKD dapat dicarikan solusi melalui optimalisasi pendapatan asli daerah, salah satunya melalui dividen Bank Kalbar sebagai BUMD.

Ia mengungkapkan, Bank Kalbar membagikan dividen minimal 55 persen dari laba bersih kepada para pemegang saham. Untuk Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, dividen yang disetorkan pada tahun lalu mencapai Rp127 miliar.

“Sekarang, tahun ini insya Allah di atas Rp130 miliar untuk Pemprov,” ujarnya.

Berdasarkan perhitungan kepemilikan saham, para pemegang saham memperoleh imbal hasil sekitar 14,9 persen dari total investasi mereka. Angka ini dinilai lebih tinggi dibandingkan deposito maupun sejumlah instrumen investasi lainnya.

“Artinya, investasi di Bank Kalbar sangat menguntungkan. Semakin besar investasi, semakin besar saham, maka semakin tinggi pula return yang diperoleh,” pungkas Rokidi.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *