Empat Korban Dilarikan ke Rumah Sakit Usai Kecelakaan di Bogor
BOGOR – Arus lalu lintas di Jalan Raya Cileungsi–Jonggol, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, sempat terganggu akibat kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan, yakni sebuah mobil pikap, angkutan kota (angkot), dan sepeda motor. Insiden yang terjadi pada Selasa (06/01/2026) tersebut mengakibatkan empat orang mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Peristiwa kecelakaan ini terjadi di salah satu ruas jalan yang dikenal memiliki intensitas kendaraan cukup tinggi, terutama pada jam-jam sibuk. Aparat kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan, pengaturan lalu lintas, serta olah tempat kejadian perkara.
Pelaksana Tugas Kepala Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satuan Lalu Lintas Polres Bogor, Ipda Ares Rahman, menjelaskan bahwa korban luka berasal dari pengendara dan penumpang sepeda motor, serta pengemudi angkutan umum yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.
“Korban kecelakaan luka ringan empat orang. Korban pengendara dan penumpang sepeda motor Honda Scoopy dan pengendara angkutan umum,” kata Ares saat dihubungi, Rabu (07/01/2025).
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kecelakaan bermula ketika mobil pikap melaju dari arah Jonggol menuju Cileungsi. Saat berada di lokasi kejadian, kendaraan tersebut menabrak sepeda motor Honda Scoopy yang berada tepat di depannya. Benturan tersebut membuat pengendara dan penumpang sepeda motor terjatuh ke badan jalan.
Tidak berhenti sampai di situ, mobil pikap tersebut masih terus melaju dan menghantam bagian belakang angkutan kota jenis Suzuki Carry yang berada di jalur yang sama. Akibat benturan keras tersebut, angkot terdorong dan kehilangan kendali hingga oleng ke sisi kanan jalan.
“Kemudian terus melaju membentur bagian belakang kendaraan Suzuki Carry angkutan umum hingga terdorong oleng ke sebelah kanan jalan,” tuturnya.
Benturan tersebut menyebabkan angkutan kota terguling di tengah jalan dengan posisi menghadap ke arah Jonggol. Kondisi kendaraan cukup parah, di mana dua ban di sisi kanan berada di posisi atas. Peristiwa ini sempat mengundang perhatian pengguna jalan lainnya dan menyebabkan perlambatan arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.
Keempat korban mengalami luka di beberapa bagian tubuh, antara lain di bagian kepala, tangan, dan kaki. Meski tidak mengalami luka berat, para korban tetap mendapatkan penanganan medis guna memastikan kondisi kesehatan mereka. Petugas kepolisian bersama warga sekitar membantu proses evakuasi korban dari lokasi kejadian.
“Korban dibawa ke RSUD RH Satibi,” pungkasnya.
Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kecelakaan, termasuk memeriksa kondisi kendaraan serta meminta keterangan dari sejumlah saksi di lokasi. Sementara itu, kendaraan yang terlibat kecelakaan telah dievakuasi agar tidak mengganggu kelancaran lalu lintas.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan kehati-hatian dalam berkendara, terutama di jalur yang ramai dan rawan kecelakaan. Kepolisian mengimbau para pengendara untuk selalu menjaga jarak aman, mematuhi rambu lalu lintas, serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan layak jalan demi menghindari kejadian serupa di kemudian hari. []
Siti Sholehah.
