Harga Emas Hari Ini: Ada yang Jatuh, Ada yang Bertahan

JAKARTA – Pergerakan harga emas perhiasan menunjukkan tren beragam pada Jumat pagi, dengan penurunan tajam terjadi di salah satu pelaku pasar, sementara pelaku lainnya mempertahankan stabilitas harga di tengah dinamika pasar global.

Perbedaan arah harga ini terlihat dari data terbaru pada Jumat (20/03/2026), di mana harga emas perhiasan di Raja Emas Indonesia mengalami koreksi signifikan di hampir seluruh kadar karat. Sementara itu, harga di Hartadinata Abadi dan Laku Emas (Central Mega Kencana/CMK Group) cenderung tidak berubah.

Fluktuasi harga emas perhiasan dipengaruhi oleh sejumlah faktor, antara lain permintaan industri perhiasan global, pergerakan nilai tukar mata uang, serta kebijakan bank sentral terkait pengelolaan cadangan emas. Kondisi ini membuat pasar emas tetap dinamis dan sensitif terhadap sentimen ekonomi global.

Sebagai gambaran, harga emas perhiasan 24 karat di Raja Emas Indonesia tercatat sebesar Rp2.300.000 per gram atau turun Rp50.000. Penurunan lebih dalam terjadi pada kadar 22 karat yang turun Rp163.000 menjadi Rp1.942.000 per gram. Tren penurunan ini juga terjadi pada kadar lainnya hingga 12 karat.

Di sisi lain, Hartadinata Abadi mempertahankan harga stabil di berbagai kadar, seperti 22 karat di Rp2.524.000 per gram dan 20 karat di Rp2.475.000 per gram. Stabilitas serupa juga terlihat pada Laku Emas, yang tidak mengubah harga pada seluruh kadar karat, termasuk 24 karat di Rp2.508.000 per gram.

Kondisi ini mencerminkan adanya perbedaan strategi bisnis antar pelaku industri dalam merespons tekanan pasar, baik dari sisi permintaan maupun faktor eksternal lainnya.

Dengan kondisi pasar yang fluktuatif, calon pembeli maupun investor disarankan untuk terus memantau perkembangan harga sebelum mengambil keputusan transaksi, baik untuk membeli maupun menjual emas perhiasan.

Informasi ini disampaikan sebagaimana dilansir Investor, Jumat, (20/03/2026), yang memuat pembaruan harga emas perhiasan dari sejumlah pelaku industri di Indonesia.[]

Penulis: Indah Handayani | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *