Harga Emas Hari Ini Stagnan, Investor Tahan Transaksi

JAKARTA – Harga emas dari tiga produk utama di PT Pegadaian terpantau stabil pada awal pekan, Senin (13/04/2026) pagi, mencerminkan kondisi pasar logam mulia yang cenderung wait and see di tengah dinamika ekonomi global.

Berdasarkan data pada laman Sahabat Pegadaian pukul 07.35 WIB, harga emas produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) berada di level Rp2.975.000 per gram, sementara emas UBS di Rp2.890.000 per gram, dan Galeri24 di Rp2.876.000 per gram. Angka tersebut tidak mengalami perubahan dibandingkan perdagangan sehari sebelumnya.

Stabilnya harga emas ini menunjukkan pelaku pasar masih menahan transaksi besar sambil mencermati perkembangan faktor eksternal, termasuk pergerakan nilai tukar dan sentimen global. Meski demikian, harga emas di Pegadaian dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar.

Untuk variasi produk, emas Galeri24 tersedia dalam rentang 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram. Sementara emas UBS dijual mulai 0,5 gram hingga 500 gram, dan emas Antam ditampilkan pada kisaran 0,5 gram hingga 100 gram di platform tersebut.

Secara rinci, harga emas Antam tercatat Rp1.540.000 untuk 0,5 gram, Rp5.887.000 untuk 2 gram, dan Rp14.638.000 untuk 5 gram. Sementara untuk ukuran 10 gram mencapai Rp29.219.000, dan 100 gram sebesar Rp291.421.000.

Pada produk UBS, harga emas 0,5 gram dipatok Rp1.562.000, 2 gram Rp5.734.000, serta 10 gram Rp28.192.000. Adapun untuk ukuran 100 gram mencapai Rp280.679.000 dan 500 gram sebesar Rp1.401.336.000.

Sementara itu, emas Galeri24 untuk ukuran 0,5 gram dijual Rp1.508.000, 2 gram Rp5.683.000, dan 10 gram Rp28.130.000. Untuk ukuran besar, harga 100 gram mencapai Rp279.418.000 dan 1.000 gram sebesar Rp2.787.308.000.

Harga emas Antam pada laman resmi Logam Mulia diperbarui setelah pukul 08.30 WIB, sehingga terdapat potensi perbedaan dengan harga yang tercantum di Pegadaian. Data harga tersebut dihimpun dari laman Sahabat Pegadaian, sebagaimana dilansir Antara, Senin (13/04/2026).

Dengan pergerakan yang cenderung stagnan, emas masih menjadi instrumen investasi yang relatif stabil, terutama bagi investor yang mengutamakan keamanan nilai aset di tengah ketidakpastian pasar. []

Penulis: Ahmad Muzdaffar Fauzan | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *