Hasil Pemeriksaan Kesehatan Kepala Daerah Baik, Pelantikan dan Orientasi Siap Dilaksanakan

JAKARTA – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto memastikan bahwa hasil pemeriksaan kesehatan pasangan kepala daerah terpilih secara umum dalam kondisi baik dan tidak ada catatan khusus. Para kepala daerah dinilai siap menjalani proses pelantikan serentak oleh Presiden Prabowo Subianto serta orientasi kepemimpinan kepala daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang.
“Kami pantau tadi dari hasil pemeriksaan kesehatan, termasuk tes darah, tekanan darah, dan lainnya, secara umum baik. Kalaupun ada yang mengalami sedikit peningkatan tekanan darah, itu wajar karena faktor kelelahan dan kurang tidur. Namun, tidak ada catatan kesehatan yang mengkhawatirkan,” ujar Bima di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Minggu (16/2/2025).
Meski demikian, beberapa kepala daerah dan wakil kepala daerah berhalangan hadir dalam proses pemeriksaan hari ini. Mereka dijadwalkan mengikuti sesi pemeriksaan susulan yang akan digelar pada Senin (17/2/2025).
Bima menjelaskan bahwa setelah prosesi pelantikan, kepala daerah terpilih akan mengikuti orientasi kepemimpinan di Magelang. Dalam kegiatan tersebut, mereka akan dibekali berbagai materi mengenai program strategis pemerintah, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), ketahanan pangan, kesehatan, hingga pendidikan.
“Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antar kepala daerah. Dengan kedekatan emosional yang terjalin, koordinasi dalam menjalankan program-program di daerah akan lebih mudah dan efektif,” ungkapnya.
Menurut Bima, sejumlah kepala daerah mengapresiasi kelancaran proses pemeriksaan kesehatan ini. Salah satunya Gubernur Jambi terpilih, Al Haris, yang menyampaikan bahwa seluruh tahapan telah dilalui dengan baik.
“Kami sudah menjalani pemeriksaan kesehatan dan hasilnya baik. Selanjutnya, kami akan mengikuti pelantikan serta agenda orientasi di Magelang,” kata Al Haris.
Pelantikan dan orientasi kepemimpinan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan program pembangunan yang lebih baik. []
Nur Quratul Nabila A