Hendak ke Gereja, Perempuan di Jakut Jadi Korban Penjambretan
JAKARTA — Aksi kejahatan jalanan kembali menimpa warga di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Seorang perempuan berinisial RAF (33) menjadi korban penjambretan saat hendak menjalankan ibadah ke gereja pada Minggu (04/01/2026) pagi. Peristiwa ini menambah daftar kasus kriminal yang menyasar warga di ruang publik, bahkan ketika sedang melakukan aktivitas keagamaan.
Peristiwa penjambretan tersebut terjadi di depan Gerbang Selatan Gading Kirana, Jalan Boulevard Artha Gading, Kecamatan Kelapa Gading. Korban saat itu tengah bersiap menuju gereja yang berada di sebuah hotel di kawasan tersebut. Namun, momen yang seharusnya berlangsung aman justru berubah menjadi kejadian traumatis akibat aksi dua pelaku yang datang secara tiba-tiba.
“Akibat aksi pidana tersebut, korban kehilangan satu tas dengan dokumen serta iPhone 16,” kata Kanit Reskrim Polsek Kelapa Gading AKP Kiki Tanlim dilansir Antara, Selasa (06/01/2026).
Menurut keterangan kepolisian, kejadian bermula ketika korban mengalami kesulitan mencari tempat parkir karena area parkir hotel telah penuh. Korban kemudian memarkir kendaraannya di kawasan ruko yang tidak jauh dari lokasi gereja. Saat korban hendak menaiki mobil jemputan gereja, dua pria berboncengan menggunakan sepeda motor mendekat dan langsung merampas tas yang dibawa korban.
Polisi menerima laporan kejadian tersebut dari saksi yang merupakan petugas keamanan di wilayah setempat. Dua saksi melaporkan bahwa penjambretan terjadi sekitar pukul 10.30 WIB, saat aktivitas warga di kawasan tersebut terbilang cukup ramai.
“Korban sempat menahan tas tapi tidak kuat dan terjatuh,” kata dia.
Akibat tarikan kuat dari pelaku, korban terjatuh ke aspal dan mengalami guncangan. Meski tidak dilaporkan mengalami luka serius, korban mengalami syok dan kerugian materiil akibat kehilangan barang-barang berharga yang ada di dalam tasnya, termasuk dokumen pribadi dan telepon genggam terbaru.
Usai kejadian, korban bersama para saksi segera melapor ke Polsek Kelapa Gading. Unit Reskrim langsung bergerak cepat dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pada Minggu sore. Polisi juga mulai mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian.
“Kami mengambil keterangan dari sejumlah saksi dan memeriksa CCTV di kawasan tersebut untuk mengungkap pelaku kasus ini,” kata dia.
Hingga saat ini, polisi masih memburu para pelaku yang diduga telah merencanakan aksinya dengan memanfaatkan kelengahan korban. Kepolisian menduga pelaku telah mengamati situasi sekitar sebelum melakukan penjambretan, termasuk kondisi parkiran dan aktivitas warga.
Kasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan masyarakat, terutama saat membawa barang berharga di ruang publik. Polisi mengimbau warga untuk lebih berhati-hati, menghindari membawa barang berlebihan, serta memperhatikan lingkungan sekitar, terutama di kawasan ramai dan terbuka.
Polsek Kelapa Gading juga mengajak masyarakat untuk segera melapor jika melihat atau mengalami tindak kriminal serupa. Partisipasi aktif warga dinilai sangat penting dalam membantu aparat kepolisian menekan angka kejahatan jalanan dan menciptakan rasa aman, khususnya di kawasan pemukiman dan pusat aktivitas warga seperti Kelapa Gading. []
Siti Sholehah.
