Jajanan Malam Favorit Warga Kubar, Lapak Pentol Bulek Mi Selalu Ramai

Lapak pentol milik Bulek Mi di kawasan Pelabuhan Tering, Kubar, menjadi salah satu pilihan jajanan malam warga dengan penjualan yang bisa mencapai dua keranjang setiap malam.

KUTAI BARAT – Aktivitas usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) terus menjadi penopang perekonomian masyarakat di berbagai daerah. Di Kabupaten Kutai Barat (Kubar), salah satu contohnya terlihat dari lapak pedagang pentol di samping Masjid Pelabuhan Tering yang setiap malam ramai didatangi pembeli.

Lapak sederhana milik pedagang yang akrab disapa Bulek Mi itu mulai beroperasi setiap hari sekitar pukul 17.00 hingga pukul 21.00 Waktu Indonesia Tengah (WITA). Pada rentang waktu tersebut, warga sekitar maupun pengunjung yang melintas kerap singgah untuk membeli jajanan yang dijajakan di lokasi tersebut.

Usaha kecil yang dijalankan di kawasan Pelabuhan Tering itu menjadi salah satu pilihan jajanan malam bagi masyarakat, terutama bagi warga yang baru selesai beraktivitas pada sore hingga malam hari atau selepas menunaikan ibadah di masjid.

Menurut Bulek Mi, dagangan utamanya berupa pentol dapat terjual hingga dua keranjang dalam satu malam ketika jumlah pembeli sedang ramai.

“Pentol ini buka dari jam lima sampai jam sembilan malam. Kalau lagi rame bisa habis sampai dua keranjang, kalau agak sepi paling sisa sedikit,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Senin (16/03/2026).

Selain pentol sebagai menu utama, lapak tersebut juga menyediakan beberapa jenis jajanan lain yang cukup diminati pembeli. Di antaranya mie gulung, ayam kentucky, serta berbagai jenis gorengan yang menjadi pelengkap pilihan menu bagi pelanggan.

Keberadaan lapak tersebut tidak hanya menjadi tempat membeli jajanan malam, tetapi juga menjadi bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat sekitar. UMKM seperti yang dijalankan Bulek Mi berperan menjaga perputaran ekonomi di tingkat lokal sekaligus menjadi sumber penghasilan bagi pelaku usaha kecil di daerah.

Melalui usaha sederhana yang dirintisnya, Bulek Mi berharap dagangannya dapat terus berjalan lancar dan semakin banyak pelanggan yang datang setiap malam.

“Harapannya usaha ini lancar, tambah rame, dan dipermudahkan jalannya,” tuturnya. []

Penulis: Nia Ariska | Penyunting: Aulia Setyaningrum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *