Jalan Tergenang Makan Korban, Pemotor Tewas di Bekasi
BEKASI – Kecelakaan lalu lintas kembali merenggut korban jiwa di wilayah Kabupaten Bekasi. Seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Inspeksi Kalimalang, Kecamatan Cikarang Barat. Peristiwa ini menambah daftar panjang kecelakaan yang dipicu oleh kondisi jalan tergenang air, terutama saat musim hujan melanda.
Korban diketahui mengendarai sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor polisi B-5080-FTI. Ia dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka yang diderita. Identitas korban berinisial SA, sebagaimana disampaikan oleh pihak kepolisian.
“Pengendara sepeda motor Honda Scoopy B-5080-FTI saudara SA meninggal dunia,” kata Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kompol Sugihartono kepada wartawan, Jumat (23/01/2026).
Kecelakaan tersebut terjadi pada Kamis (22/01/2026) pada waktu petang, saat kondisi lalu lintas masih cukup ramai. Berdasarkan keterangan saksi yang berada di sekitar lokasi kejadian, korban melaju dari arah barat menuju timur di sepanjang Jalan Raya Inspeksi Kalimalang. Jalan tersebut diketahui menjadi salah satu jalur utama penghubung kawasan industri dan permukiman di Cikarang Barat.
Saat tiba di lokasi kejadian, korban melintasi ruas jalan yang tergenang air. Genangan tersebut diduga cukup dalam dan licin sehingga membahayakan pengendara roda dua.
“Setibanya di lokasi kejadian, melintasi jalan yang tergenang air, diduga pengendara hilang kendali,” katanya.
Akibat kehilangan kendali, sepeda motor yang dikendarai korban terjatuh. Benturan keras dengan permukaan jalan membuat korban mengalami luka serius dan dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian. Warga sekitar yang mengetahui peristiwa tersebut segera melaporkannya kepada pihak kepolisian.
Petugas dari Satuan Lalu Lintas Polres Metro Bekasi kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal. Arus lalu lintas sempat melambat saat proses evakuasi berlangsung. Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Jenazah dibawa ke RS Medirossa Tegal Gede. Kasus tersebut masih dalam penyelidikan dan pemeriksaan penyidik Unit Gakkum Satlantas,” ujarnya.
Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan. Pemeriksaan terhadap kondisi jalan, kendaraan, serta keterangan saksi menjadi bagian dari proses tersebut. Polisi juga mengimbau para pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi ruas jalan yang tergenang air.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa genangan air di jalan raya bukan hanya menghambat lalu lintas, tetapi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal. Pengendara diimbau untuk mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta menghindari genangan air yang kedalamannya tidak diketahui. []
Siti Sholehah.
