KAI Sumut Catat Tren Positif, Penumpang Lebaran Naik 2 Persen

MEDAN – Lonjakan penggunaan transportasi kereta api selama musim Lebaran 2026 di wilayah Sumatera Utara (Sumut) mencerminkan pergeseran preferensi masyarakat ke moda transportasi massal yang lebih efisien, dengan total penumpang mencapai 190.816 orang sepanjang periode angkutan Lebaran.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional (Divre) I Sumut mencatat jumlah tersebut selama 19 hari masa Angkutan Lebaran, yakni sejak 11 Maret hingga 29 Maret 2026. Angka ini meningkat sekitar 2 persen dibandingkan periode yang sama pada Lebaran 2025 yang melayani 187.179 penumpang.

Pelaksana Tugas (Plt) Manajer Hubungan Masyarakat (Humas) KAI Divre I Sumut Anwar Yuli Prastyo mengatakan, peningkatan ini tidak lepas dari tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada masa arus balik yang didominasi perjalanan keluarga.

“Angka tersebut, menunjukkan tren positif dengan peningkatan sebesar 2 persen dibandingkan periode yang sama pada Lebaran 2025 yang melayani 187.179 penumpang,” ujarnya sebagaimana dilansir Viva, Minggu, (29/03/2026).

Ia menjelaskan, puncak pergerakan penumpang terjadi menjelang berakhirnya libur sekolah, tepatnya pada 29 Maret 2026, dengan jumlah penumpang mencapai 10.484 orang dan tingkat keterisian tiket mencapai 100 persen di berbagai rute di wilayah Sumut.

“Hari ini, yang bertepatan dengan hari terakhir masa libur sekolah pasca-Lebaran 2026. Pantauan di sejumlah stasiun menunjukkan kepadatan penumpang yang didominasi oleh rombongan keluarga,” ucap Anwar.

Menurutnya, mayoritas penumpang memanfaatkan momen akhir libur untuk kembali ke daerah asal agar aktivitas sekolah dapat dimulai kembali tepat waktu.

“Hari terakhir libur sekolah ini dimanfaatkan para keluarga untuk kembali ke domisili asal agar besok anak-anak sudah siap kembali beraktivitas di sekolah,” kata Anwar.

Secara tren, arus balik menunjukkan intensitas lebih tinggi dibandingkan arus mudik. Pada periode arus balik yang berlangsung sejak 22 Maret hingga 29 Maret, rata-rata jumlah penumpang mencapai 11.834 orang per hari. Sementara pada arus mudik, yakni 11 Maret hingga 21 Maret, rata-rata harian tercatat 8.740 penumpang.

“Jika melihat data pada masa Angkutan Lebaran sebelumnya, polanya memang demikian. Data ini menunjukkan bahwa kereta api di Sumatera Utara saat Lebaran bukan hanya digunakan sebagai sarana mudik, tetapi juga transportasi pilihan untuk berwisata atau bersilaturahmi karena waktu perjalanan yang jauh lebih efisien,” jelas Anwar.

Ia menambahkan, meningkatnya minat masyarakat menggunakan kereta api juga menunjukkan tumbuhnya kepercayaan publik terhadap moda transportasi rel, sekaligus menjadi alternatif untuk menekan biaya perjalanan di tengah dinamika harga energi.

“Animo pelanggan kereta api di Sumatera Utara terus tumbuh. Hal ini menjadi bukti semakin sadarnya masyarakat untuk menggunakan sarana transportasi umum guna bepergian antarkota di dalam provinsi,” sebut Anwar.

KAI Divre I Sumut menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas layanan selama masa angkutan Lebaran, dengan memastikan keamanan, kenyamanan, serta efisiensi perjalanan bagi seluruh penumpang hingga tiba di tujuan.

“KAI Divre I Sumatera Utara terus berupaya memberikan perjalanan yang efisien, bebas macet, dan nyaman agar masyarakat dapat tiba di rumah dengan kondisi prima. KAI bangga bisa menjadi bagian dari cerita perjalanan liburan dan berkomitmen untuk terus melayani sepenuh hati demi kenyamanan setiap pelanggan,” tutur Anwar.

Dengan tren peningkatan yang terus berlanjut, kereta api diproyeksikan semakin menjadi pilihan utama masyarakat Sumut dalam mendukung mobilitas yang aman, efisien, dan ramah energi pada masa mendatang. []

Penulis: Bagus Syahputra | Penyunting: Redaksi01

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *