Kakak-Adik di Bogor Kabur Akibat Kekerasan Seksual
BOGOR — Kasus hilangnya dua anak perempuan di Cibinong, Kabupaten Bogor, sempat membuat warga dan aparat kepolisian bekerja keras melakukan pencarian. Namun, terungkap fakta mengejutkan di balik pelarian kakak beradik tersebut. Mereka diketahui kabur dari rumah karena menjadi korban kekerasan seksual yang diduga dilakukan oleh ayah tirinya.
Kasat Reskrim Polres Bogor, AKP Anggi Eko Prasetyo, menjelaskan bahwa alasan kedua anak itu meninggalkan rumah bukan sekadar hilang tanpa jejak, melainkan untuk melindungi diri dari ancaman dan tekanan. “Setelah kita dalami dari keduanya, apa yang melatarbelakangi daripada perginya kedua anak tersebut ternyata berdasarkan keterangan mereka bahwa mereka telah menjadi korban kekerasan seksual yang dilakukan oleh ayah tirinya sehingga dia merasa terancam,” ujarnya, Jumat (28/11/2025).
Berdasarkan hasil penyelidikan lebih lanjut, kekerasan seksual tersebut tidak hanya terjadi sekali, tetapi telah berlangsung berulang kali sejak 2023. Kedua anak yang masing-masing berusia 13 dan 11 tahun itu merasa tak lagi aman berada di rumah, terutama ketika ibu kandung mereka sedang bekerja. Pelaku diduga memanfaatkan momen saat rumah dalam keadaan sepi.
“Kemudian setelah terus kita lakukan pendalaman didapati fakta bahwa kejadian itu berulang dan dilakukan sejak tahun 2023 sampai dengan terakhir satu bulan sebelum terjadinya kejadian kemarin kakak beradik ini melarikan diri dari rumahnya,” beber Anggi. Ia juga menambahkan, aksi bejat tersebut kerap dilakukan di kamar mandi dan kadang di kamar pelaku.
Setelah tidak tahan dengan situasi tersebut, kedua anak itu memilih melarikan diri ke rumah kenalan ibu mereka. Kepergian mereka sempat dilaporkan sebagai orang hilang pada Selasa (25/11/2025). Informasi pencarian pun disebarluaskan, hingga akhirnya warga yang mengenali kedua anak tersebut melapor ke pihak berwajib.
“Berkat bantuan segenap elemen masyarakat, alhamdulillah pada hari ini, Kamis 27 November 2025, untuk kedua anak tersebut kami terima, diantarkan oleh masyarakat yang mengetahui informasi yang kami sebar luaskan. Jadi kedua anak tersebut saat ini sudah ditemukan,” kata AKP Anggi.
Saat ini, kedua korban berada dalam pengawasan Satreskrim Polres Bogor dan telah menjalani pemeriksaan kesehatan. “Untuk saat ini (kedua anak) berada dengan tim kami. Kondisi tadi kami lakukan pengecekan kesehatan, mereka dalam kondisi yang sehat dan sekarang sedang dalam penanganan tim kami,” ujar Anggi.
Kasus ini membuka perhatian publik mengenai pentingnya perlindungan anak di lingkungan terdekat, termasuk keluarga. Polisi memastikan akan memproses hukum pelaku dan memberikan pendampingan psikologis bagi korban. []
Siti Sholehah.
